Banjir Bandang di Sigi: 7 Rumah Hanyut, 6 Lainnya Rusak Berat

69873 medium ad11d36e 6d5c 4ebb b322 32305324bf05
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sampai saat ini, menyebabkan bertambahnya jumlah rumah warga yang hanyut. Ada 13 rumah dikabarkan diterjang banjir.

Banjir bandang terjadi di Dusun 3 dan 4, Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (13/8) malam.

Dari pantauan di lokasi, Rabu (14/8/2019) siang ini, banjir itu menghancurkan dan menghanyutkan sejumlah pemukiman warga. Banjir bandang juga terlihat di sertai longsor, lumpur dan tumpukan kayu.

Salah seorang aparat Desa Namo mengatakan bahwa banjir pada aliran sungai Sadaunta sangat cepat, sehingga tidak sempat untuk menyelamatkan barang barang berharga. Dia juga menyebutkan bahwa tumpukan potongan kayu juga menghantam runah warga.

"7 Rumah hilang dibawa banjir dan 6 rumah rusak parah. Tidak ada yang bisa diselamatkan, air sangat cepat. Tumpukan kayu dan batu batu besar dari gunung hantam rumah, sehingga hancur," kata Kepala Dusun 4, Rosbin

Sementara itu, salah seorang korban warga Desa Namo mengatakan bahwa terdengar suara gemuruh dari arah gunung, namun warga tetap berdiam diri di rumah karena hujan yang cukup deras.

"Hujan deras sejak sore, tiba-tiba ada suara gemuruh batu dari gunung Sadaunta, diikuti banjir dan lumpur. Nanti ada orang teriak baru lari keluar rumah,"kata Tifa (19) warga Dusun 4 Desa Namo.

sumber : detik
Sudah dilihat 15 kali

Komentar