Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

4 October 2019, 20:05 WIB
1 0 552
Gambar untuk Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan
Rokok elektrik (vape) semakin marak diperbincangkan setelah kabar mengejutkan warga Amerika Serikat terserang penyakit paru-paru misterius. Bahaya penggunaan rokok elektrik tersebut, terlebih lagi pada kalangan remaja menjadi sorotan publik.

Menanggapi vape, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Anung Sugihantono angkat bicara. Bahwa vape memiliki risiko lebih berbahaya ketimbang rokok konvensional.

"Vape risiko berbahayanya lebih banyak karena mengandung berbagai bahan kimia. Kandungan zat karsinogen (yang menyebabkan kanker) juga juga lebih banyak. Sama berbahayanya dengan rokok tembakau meskipun kandungannya bisa berbeda. Yang jelas bahan bakunya beracun," papar Anung saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, ditulis Rabu (11/9/2019).

Yang perlu diperhatikan juga aspek keamanan lain. Perilaku penggunaan vape di kalangan anak-anak dan remaja dapat berpotensi menularkan penyakit lewat mulut.

"Belum lagi aspek keamanan lain. Perilaku vape di kalangan anak-anak bisa terjadi. Belum tentu satu orang punya satu vape (apalagi harganya yang mahal). Vape jadinya dipakai sama-sama," lanjut Anung. "Penularan lewat mulut bisa terjadi. Ini kan yang membahayakan."

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Nila Moeloek juga mengaku, bahaya vape memang sangat berbahaya. Pernyataan tersebut juga sesuai laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Bahaya vape sama berbahaya dengan rokok tembakau, yang mengandung minimal mengandung 4.000 bahan beracun. "Saya juga sudah baca penelitian. Kalau lihat tulisan-tulisan dari luar negeri memang menyatakan vape berbahaya," tambah Menkes Nila.

Menyoal salah satu produk alternatif rokok dari AS yang masuk ke Indonesia, yakni JUUL, Anung berpendapat produk rokok tersebut seharusnya melalui uji klinis sebelum beredar di pasaran.

"Ya, tetap saja harus diuji klinis dulu. Mestinya sebelum beredar harus tetap. Ada uji klinis yang dilakukan suatu lembaga independen. Kita tidak bisa mengklaim, produk itu enggak ada asap dan aman. Harus diketahui zat kimia yang terkandung di dalamnya apa saja," jelasnya.

Sumber: Indonesia Baik (Kemenkominfo RI)

  Komentar untuk Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Tetangga suplai logistik warga isolasi mandiri di Kepatihan

    Deni Suryanti  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020
  2. TPS 075 Gelar Pertemuan Perdana Anggota KPPS

    Galih Bayu Aji  di  Jebres, Surakarta Kota  |  14 Oct 2020
  3. Hoax Pilkada Bisa Menimpa Siapa Saja

    Desty  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020
  4. Menguatkan Ketahanan Pangan, Kelurahan Wirogunan adakan Pelatihan "Buledamber"

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 Oct 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Penanganan Kebersihan Pasca Aksi Penyampaian Pendapat

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Gambir, Jakarta Pusat  |  14 Oct 2020
  2. 2
    Komentar

    Berikut Link Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Kabupaten Bandung Tahap 3 Yang Dibuka Sampai November

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  19 Oct 2020
  3. 2
    Komentar

    TPS 075 Gelar Pertemuan Perdana Anggota KPPS

    Galih Bayu Aji  di  Jebres, Surakarta Kota  |  14 Oct 2020
  4. 1
    Komentar

    Lurah Keparakan, Lakukan Pengukuhan FKDM Kelurahan Keparakan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  17 Oct 2020