AWAS BAHAYA LATEN BULLY

12 March 2020, 09:38 WIB
1 0 398
Gambar untuk AWAS BAHAYA LATEN BULLY
Kata “bully” merupakan kata serapan yang diadopsi dari bahasa Inggris yang berarti “menggertak” atau orang kuat mengganngu orang lemah (Kamus Inggris – Indonesia oleh Echols dan Shadily). Sedangkan menurut seorang psikolog Agustine Dwiputri, bahwa bully atau dalam istilah Bahasa Indonesia “perundungan” adalah suatu tindakan yang mengganggu orang lain, bisa secara fisik, verbal, atau emosional. Jadi, bully sering kali terlihat sebagai perilaku pemaksaan atau usaha menyakiti secara fisik ataupun psikologis terhadap seseorang atau kelompok yang lebih lemah (imperior) oleh seseorang atau sekelompok orang yang mempersepsikan dirinya lebih kuat (superior).

Lalu di mana saja terjadi bully dan siapa saja yang melakukannya?. Ternyata bully bisa terjadi di mana-mana seperti; di media sosial, terminal bus, di taxi, di dalam bus, di dalam keluarga dan yang paling umum terjadi adalah di lingkungan pendidikan seperti di sekolah-sekolah, baik dari tingkat pendidikan dasar sampai perguruan tinggi. Adapun yang melakukan bully bisa seorang ayah atau ibu terhadap anaknya, bisa seorang freeman terhadap mangsanya, bisa seorang guru terhadap siswa, bisa seorang senior terhadap juniornya serta anatar teman di sekolah. Sedangkan bully bisa berupa gertakan atau ancaman pemukulan, pemerasan, pemalakan, penghinaan, bahkan sampai pembunuhan.

Masih segar diingatan kita peristiwa tanggal 23 Januari 2020 seorang siswa SMPN 147, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur diduga bunuh diri karena dibully, kemudian kasus lain yang terjadi tanggal 13 Februari 2020 terkait Video berdurasi 30 detik yang berisi aksi persekusi tiga siswa SMP Muhammadiyah, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, viral di medsos. Korban persekusi diketahui bernama Cahya Anugraheni yang kini duduk di kelas 8 di SMP Muhammadiyah tersebut. Kedua berita tersebut bersumber pada (https://m.liputan6.com/me/liputan.enam). Kemudian Belum lagi sejumlah kasus bully yang mencuat di tahun ini di berbagai tingkatan sekolah.

Kasus bully-pun merambah ke sekolah-sekolah pedesaan. Menurut hasil pantauan dan bincang-bincang penulis dengan beberapa guru di sekolah-sekolah yang pernah dikunjungi, bahwa beberapa kasus bully terjadi di sekolah seperti kasus penghinaan atau olokan yang dilakukan seseorang atau sekelompok siswa terhadap siswa yang dianggap lebih lemah. berdasarkan beberapa informasi yang penulis dapatkan guru-guru yang penulis wawancara bahwa jenis bully yang paling sering terjadi adalah berupa ancaman kalau tidak diberikan sejumlah uang (pemalakan).

Lalu penulis menggali lebih dalam tentang bagaimana mendeteksi terjadinya bully di sekolah serta cara mencegahnya. Menurut salah seorang koordinator guru BK SMPN 3 Kopang Drs. Sanudin mengatakan:”bully memang sangat sulit deteksi karena anak-anak yang dibully diancam dengan kekerasan fisik apa bila melapor kepada bapak ibu guru atau kepada kepala sekolah. Bully pertama kali terbongkar ketika salah seorang siswa nekat melapor ke salah seorang guru. Anak tersebut menangis sambil bercerita kalau dia dipaksa menyerahkan uang saku sehingga dia tidak dapat belanja, demikian imbuh Drs, Sanudin. Setelah diusut ternyata banyak siswa lain yang mengalami hal yang sama. Baru di sadari bahwa banyak anak yang tidak masuk sekolah sampai berhari-hari, berminggu-minggu bahkan sampai drop out bukan karena persoalan kemalasan atau masalah keluarga si anak tersebut tetapi kerena disebabkan oleh kasus bully yang dilakukan oleh temannya.

Mencermati permasalahan tersebut maka bully sangatlah berbahaya apa bila tidak dicegah secepatnya karena bisa mengakibatkann siswa yang di-bully mengalami tekanan psikis seperti stress, penakut dan takut bergaul yang mengakibatkan pembunuhan karakter. Parahnya lagi dari akibat bully bisa mengakibatkan cacat permanen bahkan berujung pada kematian.

Untuk itu kasus-kasus perundungan harus diberantas terutama disekolah-sekolah agar para siswa nyaman dan merasa aman mengikuti proses pendidikan atau dengan kata lain mereka harus merdeka belajara seperti yang sering disampaikan olek bapak kementrian pendidikan dan kebuyaan Bapak Nadiem Makarim. Dari beberapa informasi yang penulis peroleh, bahwa ada beberapa upaya yang dilakukan pihak sekolah untuk mencegah bahaya bully diantaranya:

a. Sosialisasi bahaya bully.
Pelaksanaan sosialisasi bully dilaksanakan pada setiap upacara apel bendera hari senin dan pada waktu pelaksanaan imtaq setiap hari Jum’at. Pada setiap apel bendera pembina upacara hendaknya sering-sering menyinggung masalah bahaya bully pada waktu menyampaikan amanatnya. Sedangkan pada waktu pelaksanaan imtaq, setiap siswa yang kebetulan mendapat giliran tausiah juga diwajibkan untuk menyampaikan hal tersebut di atas.

b. Menunjuk anggota kelompok ditektif sekolah.
Para detektif sekolah ini diambil dari pengurus OSIS dan ditunjuk secara rahasia agar siswa yang suka mem-bully temannya tidak tahu kalau perbuatannya itu sedang dimonitor. Kalau keberadaan anggota detektif sekolah diketahui oleh para pelaku bully, maka akan sulit diketahui siapa pelakunya.

c. Memberikan hukuman bagi para pelaku bully.
Sekolah memberikan hukuman bagi para pelaku bully sekolah. Adapun prosedur hukuman yang diberikan yaitu, dari pemberian teguran secara lisan. Kalau masih terulang lagi, maka akan diberikan teguran secara tertulis sampai kepada pemanggilan orang tua si pelaku bully, kemudian hukuman skorsing sampai pada pemberhentian apabila bully dilakukan secara berlebihan sehingga membahayakan fisik maupus psikis para siswa yang di-bully.

Demikian tulisan ini dibuat dengan harapan akan bisa menginspirasi para penentu kebijakan ataupun para pemerhati dan praktisi pendidikan di dalam memerangi dan menuntaskan permasalahan bully di lingkungan sekolah pada khususnya. (Zul).

  Komentar untuk AWAS BAHAYA LATEN BULLY

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. GASA Kembali Berbagi Sayuran "Warga Bantu Warga" di Lima Kampung se-Kel. Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 May 2020
  2. Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

    Lalu Iskandar  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  2. 3
    Komentar

    Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  3. 3
    Komentar

    Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  4. 2
    Komentar

    CORONA TIDAK MENJADI PENGHALANG RUTINITAS

    WAHYU NAN HANDA  di  Praya, Lombok Tengah  |  20 May 2020