Atasi limbah Kali Bekasi, Wali Kota Bekasi libatkan 2 menteri

36644 medium screenshot 20181021 125246
Wali Kota Bekasi libatkan dua menteri untuk atasi limbah yang cemari kali Bekasi. Diketahui jika sejak 1979 Kali Bekasi tidak mendapat perhatian dari pemerintah (normalisasi), dan sebelumnya juga kali bekasi pernah berubah warna jadi kehitaman ditambah baru-baru ini hasilkan Busa dimana warga di sekitar kali beserta warganet yang menyaksikan lewat foto dan vidio menyindir dengan sebutan salju.
"Kali Bekasi ini sudah sejak lama belum pernah dinormalisasi. Untuk itu, penting persoalan ini memperoleh perhatian dari Pemerintah Pusat," katanya.
Selanjutnya Pak Rahmat Effendi menilai jika ketuntasan masalah limbah tidak akan temukam titik akhir jika tidak dilakukan dali hulu hingga hilirnya.
"Pengentasan pencemaran Kali Bekasi ini tidak bisa dilakukan secara parsial, harus tertangani dari hulu hingga hilirnya, dan ini melibatkan sejumah daerah tetangga," kata Rahmat di Bekasi, Sabtu (20/10/2018).
Dijelaskan pula olehnya jika Hulu dan hilir kali Bekasi melewati wilayah tetangga yakni Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi, untuk benar-benar memggerakam kedua daerah tetangga tersebut dibutuhkan campur tangan kewenangan yang kuat, yakni lewat beberapa menteri.
"Perlu ada campur tangan kementerian terkait, seperti Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," katanya.
Pak Rahmat beberkan jika dirinya terlebih dahulu berkomunikasi dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono selaku pihak yang berwenang atas aliran sungai, dari komunikasi itu didapat Menteri LHK Siti Nurbaya agar ikut dilibatkan juga tuntaskan limbah kali Bekasi.
"Baru-baru ini saya sudah mencoba memghubungi Menteri PUPR dan beliau menyambut baik upaya pengentasan limbah di Kali Bekasi ini, dengan meminta Menteri LHK Siti Nurbaya turut dilibatkan dalam persoalan ini," katanya.
Sudah dilihat 97 kali

Komentar