Ada Rp 810 juta APBD Kota Bekasi untuk Karangan Bunga

49207 medium post 55671 0b3fa3c2 190e 4020 a0f9 fe8dce1165d2 2019 02 07t08 07 48.806 07 00

Ada uang Rp 810 juta digunakan Pemkot Bekasi untuk ucapan di karangan bunga, uang tersebut digelontorkam dari APBD Kota Bekasi. Diketahui lantaran hal itu Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Chairuman J Putro menyayangkan Pemerintah Kota Bekasi anggarkan Rp 810.250.000 untuk pengadaan karangan bunga.
Iya jelaskan jika, harga satu karangan bunga sekitar Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu. Dari total anggaran tentu akan ada lebih dari 1.000 karangan bunga, padahal hanya untuk sekedar ucapan.
"Mungkin dalam kaitan ini Rp 800 juta itu kan sekitar 1.000 titik karangan bunga, kan sayang yah kalau digunakan untuk sekedar ucapan yah,"
kata Chairuman saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/2/2019).
Anggaran tersebut harusnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih bermanfaat. Dengan angka sentuh ratusan juta, dana tersebut dinilai terlalu besar hanya untuk pengadaan karangan bunga, pasalnya karangan bunga hanya dibenarkan jika digunakan sebagai alat komunikasi kepala daerah berupa ucapan pada momen-momen eksklusif. Seperti ulang tahun suatu instansi, dan lainnya.
Kepala daerah tidak diperbolehkan menggunakan dana APBD untuk kepentingan pribadi termasuk kaitannya dengan pengadaan karangan bunga dari Pemkot Bekasi.
"Harus dibuka ke publik apakah perlu karangan bunga dari kepala daerah, memang perlu dipertimbangkan kembali kaitannya dengan apakah layak anggaran tersebut dikeluarkan untuk memberikan simbolisasi bahwa yang bersangkutan memberikan ucapan selamat kepada orang," ujar Chairuman.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), di Kota Depok dan Kabupaten Bekasi, sebenarnya tidak diketemukan anggaran khusus untuk pengadaan karangan bunga.
Jika melirik Pemprov DKI Jakarta, Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) Muhammad Mawardi mengatakan, tidak menyediakan anggaran untuk pengadaan karangan bunga di tahun lalu dan saat ini.
Itu lantaran pengadaan karangan bunga merupakan kewenangan gubernur yang masukkan ke anggaran biaya penunjang operasional gubernur.
"Tidak ada (anggaran khusus untuk pengadaan karangan bunga), pemberian karangan bunga merupakan kewenangan gubernur yang pembiayaannya melalui biaya penunjang operasional," singkat Mawardi.
Sumber:
https://megapolitan.kompas.com/read/2019/02/07/05000001/anggota-dprd-kota-bekasi--sayang-rp-810-juta-digunakan-untuk-sekedar
Sudah dilihat 61 kali

Komentar