8 Tips Mendidik Anak Hapal Al Qur`an

23 February 2016, 6:03
22 1 160
Gambar untuk 8 Tips Mendidik Anak Hapal Al Qur`an
Diriwayatkan dari Buraidah Al Aslami Radhiyallahu Anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Pada hari kiamat nanti, Al Qur`an akan menemui penghafalnya ketika penghafalnya keluar dari kuburnya. Al Quran akan berwujud seseorang dan bertanya kepada penghafalnya, ‘Apakah Anda mengenalku?’ Penghafal tadi menjawab, ‘Saya tidak mengenal kamu.’ Al Qur`an berkata, ‘Saya adalah kawanmu, Al Qur`an yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tidak tidur di siang hari. Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakang dagangannya dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan.’ Penghafal Al Qur`an tadi pun diberi kekuasaan di tangan kanannya, diberi kekekalan di tangan kirinya, dan di atas kepalanya dipasang mahkota perkasa. Sementara itu, kedua orang tuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus yang harganya tidak dapat dibayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Kedua orang tua itu lalu bertanya, ‘Kenapa kami diberi dengan pakaian begini?’ Kemudian, dijawab, ‘Karena anakmu hafal Al Qur`an.’ Maka, kepada penghafal Al Qur`an tadi diperintahkan, ‘Bacalah dan naiklah ke tingkat-tingkat surga dan kamar-kamarnya.’ Ia pun terus naik selagi ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat maupun perlahan. (H.R Ahmad)

Pada Hari Kiamat, Al Quran akan menemui penghafalnya ketika penghafalnya keluar dari kubur. Sang penghafal akan diberi kekuasaan di tangan kanan, kekekalan di tangan kiri, dan mahkota di kepalanya.

Dahsyat sekali keutamaan menjadi hafizh Al Qur`an!!! Tentunya, kita mau mendapat keutamaan seperti yang dijelaskan dalam hadits di atas: diberi mahkota kehormatan sekaligus diberi pakaian yang baru lagi bagus? Hal itu berarti kita perlu berjuang menjadi hafizh Al Qur`an dan menjadi orang tua yang anaknya hafizh. Tapi, bagaimana caranya? Bagaimana cara mendidik anak sehingga ia termotivasi dan mampu menghafal Al Qur`an? Untuk itu, kita tidak perlu pusing lagi karena dalam tulisan ini kita akan membahas 9 cara mendidik anak agar kelak ia menjadi seorang hafizh. Yuk, simak ulasan berikut!

1. Memulai dari yang Halal
Konsumsilah makanan yang halal agar terbiasa dengan hal baik.
Satu syarat mutlak mencetak anak yang saleh, apalagi penghafal Al Qur`an adalah dengan memastikan bahwa makanan yang masuk ke tubuh kita dan anak kita adalah makanan yang halal dan berasal dari sumber yang halal. Dengan memberikan asupan yang halal, anak cenderung lebih mudah diarahkan dan hal paling penting adalah doanya mustajab. Hal ini di sampaikan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam hadits.

"Wahai, Sa’ad. Perbaikilah makananmu, makanlah dari makanan yang baik-baik, niscaya kamu akan menjadi orang yang mustajab doanya." (HR. Ath-Thabarani).

Jika kita dan anak kita mustajab doanya, ketika berdoa untuk dimudahkan menghafalkan Al Qur`an, Allah akan mengabulkannya. Insya Allah.

2. Perdengarkanlah Al Quran Setiap Kesempatan
Perdengarkanlah Alquran di setiap kesempatan. Sejak anak kita masih balita, mulailah perdengarkan ayat-ayat Al Qur`an kepada mereka. Hal ini bertujuan memperkenalkan Alquran sejak dini sehingga mereka tidak asing dengan lafazh-lafazh yang ada di tiap ayatnya. Teknik ini hampir sama dengan cara mengajarkan berbicara kepada anak, semua dimulai dari memperdengarkan sesuatu. Ingatlah bahwa anak balita itu seperti spons yang mudah menyerap apa pun yang berasal dari lingkungannya, apalagi jika dilakukan berulang kali. Jadi, lakukanlah di setiap kesempatan, kapan pun dan di mana pun.

3. Jadilah Orang Tua yang Menjadi Contoh bagi Anak
Kita harus menjadi contoh bagi anak. Percaya atau tidak, hal yang dilakukan oleh anak kita sebagian besar adalah cerminan dari diri kita karena salah satu yang memengaruhi perkembangan seorang anak adalah lingkungan dan pola asuh orang tuanya. Bagaimana cara supaya kita bisa menjadi contoh bagi anak untuk menghafal Al Qur`an? Jawabannya, menghafallah!

4. Bacakan Ayat-Ayat Al Qur`an sejak Anak dalam Kandungan
Bacakanlah Alquran sejak anak berada dalam kandungan.Janin yang masih dalam kandungan sudah mengalami perkembangan di otak dan telinganya sehingga mereka sudah mampu mendengar dan menyimpan memori. Dengan sering membacakan atau pun memperdengarkan ayat Al Qur`an sejak dalam kandungan, itu akan mempermudah anak kelak dalam mengingat ayat per ayatnya karena sejatinya ia hanya memanggil informasi mengenai ayat-ayat Al Qur`an ini dari memori penyimpanan di otaknya semasa dalam kandungan dulu.

5. Gunakan Metode yang Unik dan Menarik
Gunakan metode yang menarik dan unik untuk membantu anak menghafal Al Qur`an. Masa kanak-kanak adalah masa-masanya anak gemar bermain. Mereka pun masih kesulitan untuk fokus melakukan satu hal, perhatiannya masih mudah teralihkan. Oleh karena itu, kita perlu membuat strategi mengajarkan anak menghafalkan Al Qur`an yang efektif. Salah satu strateginya adalah menggunakan metode yang unik dan menarik. Sejauh mana unik dan menariknya disesuaikan dengan karakter anak, misalnya untuk anak hiperaktif, kita bisa menempel potongan-potongan ayat di dinding rumah sehingga anak bisa menghafal sambil bergerak ke sana ke mari.

6. Berikan Apresiasi Setiap Kali Anak Mampu dan Mau Menghafal
Berikan anak apresiasi setiap kali dia berhasil menghafal. Apresiasi adalah satu bentuk penghargaan atas sesuatu, baik itu hasil yang diperoleh dari suatu usaha maupun usaha itu sendiri. Salah satu fungsi pemberian apresiasi adalah meningkatkan motivasi, terutama motivasi yang berasal dari dalam diri. Nah, pemberian apresiasi pun perlu kita gunakan untuk membantu anak semangat menghafal Al Quran. Jadi, setiap anak mau menghafal, mulailah dengan mengapresiasinya. Bentuk apresiasi bisa beraneka macam, bisa dengan memberi gesture tubuh seperti mengangkat jempol dan bertepuk tangan, bisa juga dengan memberi pujian atau memberi sesuatu yang disukai oleh anak.

7. Terimalah Anak Apa Adanya, Pun Ketika Ia sedang Malas Menghafal Alquran


Terimalah anak apa adanya jika ia sedang malas menghafal Al Qur`an. Seringkali para orang tua terjebak pada ekspektasinya masing-masing, misal memasang target hafalan Al Qur`an yang terlalu tinggi kepada anak. Biasanya hal ini terjadi karena orang tua ingin anaknya lebih dari mereka atau menyamai mereka. Kita kadang-kadang sering lupa bahwa tiap individu adalah pribadi yang unik. Jadi, realistislah dengan kemampuan anak kita ketika memasang target dan kita tidak perlu marah atau memaksa anak. Jika anak kita sedang tidak semangat menghafal Al Qur`an, kita hanya perlu melihat hal yang mereka butuhkan untuk semangat, bukan memaksa mereka memenuhi target hafalan yang kita tentukan. Terimalah bahwa rasa malas itu adalah sesuatu yang manusiawi dan bisa dialami oleh anak kita.

8. Konsisten
Seseorang pasti akan sukses melakukan suatu hal jika hal tersebut dilakukan terus menerus tanpa pernah merasa putus asa. Ini seperti Thomas Alfa Edison yang pada akhirnya menemukan bola lampu, walaupun mengalami kegagalan ratusan kali. Begitu pula ketika kita ingin mendidik anak menjadi hafizh Ql Qur`an. Di tengah perjalanan menghafal, pasti ada saja kendala yang akan kita temui, mulai dari anak yang merasa bosan, ataupun kesibukan yang membuat kita kurang men-support anak. Akan tetapi, jangan pernah berhenti karena kekagagalan bermula ketika kita berhenti untuk mencoba. Jadi, konsistenlah!

Demikianlah 8 cara mendidik anak yang jika kita lakukan secara konsisten mampu mencetak seorang hafiz Al Qur`an. Selamat mencoba dan mempraktikkannya di rumah!

  1 Komentar untuk 8 Tips Mendidik Anak Hapal Al Qur`an

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar