300 Peserta Destinasi Wisata Jakut Diajak Menanam Mangrove

25 July 2019, 23:53 WIB
3 0 240
Gambar untuk 300 Peserta Destinasi Wisata Jakut Diajak Menanam Mangrove
Sebanyak 300 peserta wisata 12 jalur destinasi yang digelar Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Jakarta Utara, diajak menanam bibit mangrove di Ekowisata Mangrove, Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Kamis (25/7).

Kepala Seksi Industri Pariwisata Suku Dinas Parbud Jakarta Utara, Agus Purwanto mengatakan, aktivitas penanaman bibit mangrove ini untuk membangkitkan rasa kepedulian peserta terhadap lingkungan. Apalagi, pohon mangrove sangat bermanfaat untuk mencegah abrasi di kawasan pesisir Jakarta.

Dijelaskan Agus, 300 peserta ini merupakan gelombang pertama dari rencana 600 warga mengunjungi jalur destinasi wisata di Jakarta Utara. Peserta merupakan perwakilan dari unsur siswa, mahasiswa, anak berkebutuhan khusus dan pelaku usaha.

Sumber: Humas Pemprov DKI Jakarta

  Komentar untuk 300 Peserta Destinasi Wisata Jakut Diajak Menanam Mangrove

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. CleanUp Kerja Bakti

    Pemuda Sosial Pulo Timaha  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  19 Sep 2020
  3. Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  4. Warga Kampung Wirogunan Lakukan Mapping Wilayah untuk Penyusunan Masterplan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  20 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    WORLDCLEANUPDAY, 19 SEPTEMBER 2020

    Umi sulvian  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  19 Sep 2020
  2. 4
    Komentar

    Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 3
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020