24 Desa di Lombok Barat Kekeringan, Status Jadi Tanggap Darurat

67861 medium 24 desa di lombok barat kekeringan  status jadi tanggap darurat
Bencana kekeringan di Kabupaten Lombok Barat sudah beralih dari status siaga menjadi tanggap darurat. Bertambahnya jumlah kecamatan dan desa yang mengalami kekeringan menjadi penyebab perubahan status ini.

Ada tiga kecamatan yang terdampak lahan pertaniannya, yakni Kecamatan Kuripan, Sekotong dan Lembar.

Saat ini, wilayah kekeringan terjadi di Kecamatan Sekotong dengan enam desa, yakni Desa Sekotong Tengah, Kedaro, Sekotong Barat, Plangan, Cendi Manik, dan Buwun Mas.

Kecamatan Lembar ada enam desa yang meliputi Desa Labuan Tereng, Sekotong Timur, Mareje Timur, Mareje Barat, Eyat Mayang dan Desa Jembatan Gantung.

Lalu Kecamatan Gerung yang meliputi tiga desa yang dilanda kekeringan, masing-masing adalah Desa Banyu Urip, Giri Tembesi dan Desa Tempos.

Kemudian Kecamatan Kuripan meliputi Desa Kuripan Timur, Kuripan Selatan, dan Desa Giri Sasak. Berikutnya adalah Kecamatan Batulayar yang meliputi lima desa, masing-masing adalah Desa Batulayar Induk, Batulayar Barat, Senggigi, Bengkaung dan Desa Pusuk Lestari. Kekeringan juga melanda Kecamatan Gunungsari, yaitu di Desa Bukit Tinggi.

Disarikan dari: Tempo
Sudah dilihat 47 kali

Komentar