22 Alat Pendeteksi Gempa Akan Disebar di Seluruh Jawa Barat

68326 medium dom 1556185511 %281%29
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan memasang 22 alat pendeteksi gempa atau seismograf di seluruh daerah di Jawa Barat (Jabar). Pemasangan tersebut dilakukan mulai Juli ini hingga akhi 2019.

"Mulai bulan ini sampai akhir tahun kita akan pasang di seluruh daerah di Jabar," ungkap Kepala BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya ketika dihubungi ayobogor.com, Senin (29/7/2019).

Saat ini, Tony mengatakan sudah ada delapan seismograf yang terpasang di sejumlah titik di Jabar. Kedelapan alat tersebut diklaim sudah cukup mampu memberi informasi gempa di Jabar dan daerah lain dengan akurat.

"Saat ini sudah ada delapan. Seismograf ini kan sangat sensitif, jadi selama ini pun kita sudah bisa cover seluruh daerah di Jabar," ungkapnya.

Oleh karena itu, pemasangan 22 seismograf tambahan ini diharapkan dapat makin menambah akurasi dan kecepatan pendeteksian gempa di wilayah Jabar dan sekitarnya.

Tony memaparkan, seismograf bekerja dengan mendeteksi rambatan gelombang di lapisan batuan sehingga gempa yang terjadi di pulau lain pun--apabila cukup kuat--dapat turut terdeteksi.

"Gempa tidak harus dideteksi jarak dekat, di Sumatera kalau gelombangnya besar bisa merambat ke seluruh wilayah sekitar termasuk Jabar melalui lapisan batuan bumi. Kalau (seismograf) lebih banyak akan lebih cepat (dideteksi)," jelasnya.

Penambahan jumlah seismograf ini merupakan bagian dari program nasional yang akan memasang sekitar 190 seismograf di seluruh Indonesia. Tony mengatakan, tidak ada daerah prioritas rawan gempa di Jabar yang akan dipasangi seismograf lebih banyak.

"Kita kebagian 22 buah, akan dipasang merata di seluruh Jabar. Tidak ada prioritas, di seluruh tempat akan dipasang," ungkapnya.

---------
Sumber: AyoBogor.com
Penulis: Nur Khansa Ranawati
Editor : Fira Nursyabani
Sudah dilihat 51 kali

Komentar