1 korban Lion Air sudah diketemukan idenitasnya

37672 medium screenshot 20181031 211118
Dalam konferensi pers di Rumah Sakit Polri Jakarta,
malam ini, Rabu, (31/10) 1 jenajah berhasil di identivikasi oleh Tim Disaster Victim Identification Polri, jasad itu wanita bernama Jannatun Cintya Dewi. Perempuan berusia 24 tahun, warga Sidoarjo, Jawa Timur.
Kepala Pusat Inafis Polri, Brigadir Jenderal Polisi Hudi Suryanto, katakan tim DVI mengidentifikasi jasad tersebut yang terdiri dari tangan kanan dengan lima jari lengkap. Potongan tangan itu masih tersambung dengan tubuh dada dan perut.
Tim DVI, selanjutnya mencocokkan sidik jari yang ada dengan sidik jari yang ada di e-KTP yaitu pada jari telunjuk, yang dianggap cukup baik kondisinya untuk dicocokkan dengan data tunggal e-KTP.
Penemuan tiga belas titik persamaan sidik jari sudah bisa dipasttikan jika benar itu adalah jenajah Jannatun Cintya Dewi.
“Kalau ditemukan dua belas titik persamaan, itu dipastikan identik, meski hanya satu jari. Di sidik jari korban, ditemukan tiga belas titik persamaan, sehingga kami yakin ini ada identik yang bersangkutan,” kata Hudi.
Selanjutnya Tim juga membandingkannya dengan data yang didapat sebelum korban meninggal dunia, di antaranya ijazah, foto, pakaian, dan lain-lain. Temuan itu diperlihatkan kepada keluarga korban dan mereka membenarkan jika itu adalah Jannatun Cintya Dewi.
ddiketahui dari data dari kartu keluarga (KK), Jannatun Cintya Dewi adalah wanita kelahiran Sidoarjo, 12 September 1994, beragama Islam, pekerjaan sebagai pelajar, dan belum menikah, iya anak ke tiga.
“Berdasarkan kartu keluarganya juga menyebutkan sama: anak ketiga, dari seorang ibu bernama Surkiyem dan ayah Bambang Supriyadi.”
Sumber:
https://www.google.co.id/amp/s/m.viva.co.id/amp/berita/nasional/1089897-satu-jenazah-korban-lion-air-jt-610-dikenali-jannatun-cintya-dewi
Sudah dilihat 48 kali

Komentar