Diduga Masih Ada Oknum Perjualbelikan Lahan Pemprov

Warga AtmaGo  di  Gambir, Jakarta Pusat
29 March 2016, 18:09 WIB
48 2 114
Gambar untuk Diduga Masih Ada Oknum Perjualbelikan Lahan Pemprov
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyayangkan tindakan oknum mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat, yang diduga menjual sebagian lahan kantor Kelurahan Cempaka Putih Barat. Agar menjadi pelajaran dan tidak terulang, Basuki akan menerapkan sanksi tegas terhadap pelaku.

Tidak hanya menghilangkan sebagian lahan milik pemprov, oknum tersebut juga diduga melakukan penyimpangan APBD 2014 senilai Rp 75 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk pemagaran lahan yang dihilangkan.

"Itu terbukti main kok. Saya sudah baca laporannya semalam‎. Laporan inspektorat. Penghilangan tanah terus keluarin Rp 75 juta pakai APBD bikinin pagar lagi," kata Basuki di Balaikota DKI Jakarta, Senin (28/3).

Basuki menilai, PNS yang ketahuan melakukan tindakan curang seperti menghilangkan aset secara sengaja harus diberi sanksi.‎

"Yang ringan tidak dipecat sebagai PNS, yang berat dipecat sebagai PNS," tegasnya.

Kepala Inspektorat DKI, Meri Erna Hani menambahkan, dari total luasan lahan kantor Kelurahan Cempaka Putih Barat seluas 2.775 meter persegi, Pemprov DKI kehilangan sekitar 617 meter pesegi. Aset tersebut dijual senilai Rp 617 juta.

"Seharusnya pada tahun itu harga 1 meter tanah disana mencapai 4 juta rupiah," tandasnya.

  2 Komentar untuk Diduga Masih Ada Oknum Perjualbelikan Lahan Pemprov

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar

Warga AtmaGo

Selalu saja ada orang jahat, kapanpun dan dimanapun, maka waspadalah!!!