Besok sore, pembukaan Festival Kampung Glintung Malang

9 November 2016, 21:45 WIB
11 0 565
Gambar untuk Besok sore, pembukaan Festival Kampung Glintung Malang
BAMBANG KRIPIK IRIANTO
Ketua RW 23 Kampung Glintung Malang

Pak Bambang sungguh sosok pelaku pengembalian Gotong Royong Nusantara sejati walau dimulai dari kampung Glintung di tengah kota Malang dengan 1000 an warga dengan latar belakang kondisi : kumuh, selalu banjir, miskin, pemabuk, pencuri, penjahat, terjerat rentenir, tingkat kematian tinggi, tak ada produktifitas dan segepok predikat buruk lainnya.

Dalam tiga tahun lewat sebagai Ketua RW, Kampung Glintung berhasil membangun diri dengan Gerakan Menabung Air : Menghilangkan banjir, Menaikan permukaan air sumur, Panen Pupuk Kompos, menghilangkan bau aroma selokan hanya dengan membuat sumur injeksi dan biopori tadah hujan dengan jumlah ratusan unit.

Berhasil meraih rejeki melalui pengelolaan Bank Sampah secara profesional. Menjadi produsen alat-alat tanaman hidroponik, produsen tanaman hidroponik, sayur dan buah sehat kemasan dengan cara menanam tanaman dalam polybag, pot barang bekas, pot tempel dinding, manfaatkan ruang terbuka lantai atas rumah, pot gantung dengan istilah keren Sky Garden, Fliying Garden dll.

Menjadi Destinasi Wisata Kampung dengan pengunjung dari berbagai negara dimana kamar-kamar rumah ditata bersih wangi bak hotel bintang, bahkan potret selfie berlatar jemuranpun bisa menghasilkan uang. Membuat Peraturan Kampung tentang hukuman denda Rp 10.000 bagi siapapun yang membuang puntung rokok dan sampah sembarangan.

Menjadi kampung bersih, nyaman, aman dan sejuk. Menjadi tujuan penelitian dari berbagai strata mahasiswa perguruan tinggi. Mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak. Semua itu dilakukan Sang Ketua RW selama 3 tahun dengan cara GOTONG ROYONG ! Kerja bakti, kerja bakti dan kerja bakti ! Paling penting adalah merubah Mind Set , pola pikir warganya untuk mandiri, bukan mencari bantuan dana proyek apapun.

Semua dilakukan tanpa uang modal sepeserpun, karena memang tidak ada uang. Senjata beliau adalah Ati Karep Bondo Cupet, Ing arso sun tulada, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani, ajaran Ki Hajar Dewantara pendiri Taman Siswa.

Wow ! Intinya : pemimpin harus berani mengambil resiko, berani tegas, berani cerdas ! Modal fisik yang beliau selalu simpan di sakunya adalah : Cap RW.

Semua urusan administrasi harus melalui Cap RW dan setiap permintaan cap harus dibayar dengan menanam pohoan atau tanaman di lokasi masing-masing. Mewujudkan itu semua, pak Bambang tidak melalui jalan yang mulus, ditentang warga, diprotes, dimaki, ditantang berkelahi, semua dihadapinya dengan tenang tanpa kesombongan.

Maka pada suatu saat, Universitas Brawijaya Malang serta para wartawanpun menurunkan tim investigasi ketika mengendus info bahwa Kampung Glintung berhasil meraup uang kas lebih dari 700 juta rupiah !

Dan hasilnya : Berita halaman 1 Harian Malang Pos memuat : KAS RW 23 GLINTUNG TEMBUS Rp 1 Milyar !

Petinggi WHO datang dan terkagum, Kementrian Dalam Negeri terpesona, bahkan pak Bambang pernah diminta memberikan paparan didepan para dosen, anggota dewan, pakar ekonomi, dll.

Tetapi virus gotong royong tak bisa dipaksakan, semua akan terjadi pada saatnya. Gotong Royong pasti akan kembali ada di bumi Nusantara ini, karena para leluhur membangun negeri ini dengan gotong royong. Gotong Royong pasti akan hadir kembali dan membawa kita makmur sejahtera, tanpa harus menunggu bantuan dari orang lain.

Gotong royong pitutur luhur- guyup rukun gemah ripah loh jinawi - jayaning Nusantara - amargo laku lelaku ( KRMT Indro Kimpling Suseno )

  Komentar untuk Besok sore, pembukaan Festival Kampung Glintung Malang

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!