3 Gejala Pilek yang Perlu Anda Kenali Selain Hidung Mampet dan Ingusan

2 August 2019, 9:48
0 0 18
Gambar untuk 3 Gejala Pilek yang Perlu Anda Kenali Selain Hidung Mampet dan Ingusan
Pilek adalah infeksi virus yang bikin susah napas karena hidung tersumbat ingus. Namun selain itu, ada banyak lagi gejala penyerta pilek yang tidak boleh Anda sepelekan. Semakin cepat mengenali gejala pilek sebelum sakitnya makin parah, Anda bisa cepat sembuh dengan obat yang tepat.

Beragam gejala pilek yang umum
Ada lebih dari 200 virus penyebab pilek, tapi yang paling sering adalah rhinovirus. Sama seperti penyebabnya yang mungkin berbeda, setiap orang yang kena pilek juga mungkin mengalami gejala berbeda.

Tanda-tanda mau pilek biasanya sudah mulai muncul dalam satu hingga tiga hari setelah kita terpapar virus. Gejala akan tampak paling parah dan memayahkan pada hari keempat, lalu berangsur membaik pada hari ke-7 sampai 10.
Untuk lebih jelasnya, berikut sejumlah gejala pilek yang perlu Anda ketahui.

1. Badan lemas
Tiba-tiba merasa lemas dan tidak enak badan? Ini bisa jadi tanda-tanda awal Anda mau pilek. Keluhan ini biasanya akan semakin parah ketika gejala penyerta pilek lainnya mulai bermunculan.

Nah supaya kondisi Anda tidak semakin memburuk, banyak-banyak istirahatlah di rumah. Istirahat dan tidur adalah obat paling manjur untuk menurunkan demam serta mengembalikan energi dan daya tahan tubuh.

Selain itu, istirahat di rumah juga sekaligus memperkecil peluang penyebaran penyakitnya. Ingat, pilek sangat mudah menular. Virus pilek bisa menyebar lewat udara ketika Anda berbicara, batuk, bersin, dan buang ingus sembarangan.

Selama istirahat, hindari aktivitas fisik yang bikin gampang capek sepert olahraga untuk sementara waktu sampai Anda baikan.

2. Sakit tenggorokan
Sebelum virus pilek benar-benar menyerang, biasanya tenggorokan akan mulai terasa gatal atau sakit seperti ada yang mengganjal. Rasa sakitnya cenderung bisa makin parah seiring pileknya makin parah dan dibiarkan berlarut-larut. Semakin lama, gejala penyerta pilek ini akan membuat Anda sulit menelan dan tidak nafsu makan.

Kabar baiknya, Anda bisa makan permen pelega tenggorokan (lozenges) yang dijual bebas di pasaran, kumur air garam, banyak minum air putih hangat, atau makan sup ayam hangat untuk meringankan sakit tenggorokan saat pilek.

3. Hidung meler atau tersumbat
Hidung meler atau tersumbat mungkin jadi gejala pilek yang paling khas dan gampang dikenali. Kondisi ini tentu tidak nyaman karena membuat Anda sulit untuk bernapas lega.

Dalam beberapa hari pertama, ingus yang keluar biasanya bertekstur cair dan memiliki warna bening. Namun dalam hari-hari selanjutnya, ingus biasanya akan semakin kental, lengket, dan berwarna lebih gelap (entah kuning atau kehijauan). Jika Anda sudah sampai tahap ini, tandanya tubuh sedang melawan virus pilek yang sudah menggerogoti tubuh lebih lanjut.

Hidung yang meler atau tersumbat ingus selama pilek dapat diobati dengan minum obat dekongestan. Dekongestan bisa dibeli bebas tanpa resep dokter, tapi selalu baca dulu aturan pakai yang tertera pada kemasan. Jangan ragu bertanya pada apoteker atau dokter jika Anda belum paham cara pakai dan menakar dosisnya.

4. Batuk
Orang yang sakit pilek juga sering batuk. Batuk biasanya ikut membaik dalam 7-10 hari setelah gejala pilek pertama muncul. Namun, Batuk-batuk dapat berlangsung lebih dari seminggu meski gejala pilek lainnya sudah mereda.

Agar cepat sembuh, Anda bisa minum obat batuk yang dijual bebas di apotek. Lagi-lagi, selalu teliti membaca aturan pakai dan takaran dosis obatnya. Minumlah obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Jangan mengurangi atau melebihkan dosis obat.

Jangan lupa, ketika batuk atau bersin, tutup mulut Anda dengan tisu atau siku bagian dalam untuk menghindari penyebaran infeksi ke orang lain.

Kapan harus ke dokter?
Pilek sebenarnya bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan khusus. Pilek juga jarang sampai bikin demam, dan sekalipun demam biasanya cenderung ringan.

Namun, pilek yang dibiarkan terus akan melemahkan daya tahan tubuh sehingga Anda mungkin lebih rentan terhadap infeksi bakteri. Pilek dapat menimbulkan komplikasi serius berupa bronkitis atau pneumonia pada orang-orang yang sistem imunnya sangat lemah atau memiliki riwayat gangguan pernapasan seperti asma.

Maka entah itu pada anak-anak maupun orang dewasa, jangan tunggu waktu lama untuk pergi ke dokter jika gejala pilek sampai memunculkan:

Demam tinggi di atas 38.5 ºCelsius meski sudah minum obat penurun demam.
Telinga terasa nyeri atau sakit terus-terusan.
Sakit di sekitar hidung dan mata (sinus) selama lebih dari seminggu.
Batuk berdahak terus-terusan.
Hidung tersumbat hingga sesak napas.
Tenggorokan terasa sangat nyeri, bahkan hingga membuat suara jadi serak atau parau.
Nafsu makan menurun hingga berat badan berkurang drastis.
Sakit kepala parah.
Batuk tidak mereda setelah lebih dari satu minggu dan disertai demam tinggi.
Secara umum, segeralah berkonsultasi ke dokter apabila gejala pilek Anda parah, tidak biasa, menetap, atau makin memburuk setelah 7 sampai 10 hari. Ingat, semakin cepat diobati, pilek akan semakin cepat sembuh. Anda pun dapat kembali beraktivitas lancar seperti biasa.

sumber: hellosehat
foto: hellosehat

  Komentar untuk 3 Gejala Pilek yang Perlu Anda Kenali Selain Hidung Mampet dan Ingusan

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!