Yayasan Paramitra dan DPMD berkolaboratif dalam rangka penurunan stunting di Kab. Malang

1 0 85
Gambar untuk Yayasan Paramitra dan DPMD berkolaboratif dalam rangka penurunan stunting di Kab. Malang
Persoalan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) tidak hanya kematian ibu dan bayi baru lahir yang diperhatikan, tetapi persoalan stunting juga masih memerlukan perhatian yang serius di Kabupaten Malang. Stunting merupakan sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dibanding orang lain pada umumnya (yang seusia). Tahun 2021 di Kabupaten Malang terdapat 32 lokus stunting dengan sebaran dibeberapa kecamatan.
Berdasarkan persoalan tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Malang melalui program UEP-PP bersama dengan Yayasan Paramitra mengadakan kolaboratif kegiatan sebagai upaya dalam pencegahan stunting dengan sasaran 20 desa dengan sebaran dibeberapa kecamatan. Program UEP-PP adalah program dana hibah melalui desa sebagai bagian untuk peningkatan usaha ekonomi produktif perempuan pedesaan melalui Taman Posyandu. Dimana pada tahun 2021 sasaran program ada 20 desa dibeberapa kecamatan yang akan mendapat bantuan tersebut. Serangkaian kegiatan melalui program tersebut tidak hanya dilakukan untuk pemberdayaan ekonomi kader, tetapi juga digunakan untuk pemberdayaan kader taman posyandu sebagai bagian terpenting dalam rangka perwujudan kesehatan yang ada di masyarakat.
Rangkaian kegiatan dalam upaya pencegahan stunting tersebut, salah satunya kegiatan yang dilakukan adalah pembekalan kader taman posyandu untuk intervensi perubahan perilaku pada ibu hamil dan ibu balita melalui strategi Emodemo. Tahap awal kegiatan yang dilakukan saat ini pembekalan pada perwakilan di 20 desa yang menjadi target sasaran program yang dilaksanakan diruang rapat DPMD Kabupaten Malang. Tindaklanjut dari kegiatan tersebut akan ada pembekalan pelatihan peningkatan kapasitas bagi 40 kader yang ada disetiap desa yang difasilitasi oleh Yayasan Paramitra terkait metode Emodemo.
Sekilas tentang Emodemo adalah metode komunikasi yang dilakukan dalam rangka melakukan intervnsi perubahan perilaku pada Ibu Hamil dan Ibu Baduta dengan 6 modul yang akan diberikan. Ada beberapa pesan kunci yang akan disampaikan sebagai intervensi perubahan perilaku yaitu ASI Eksklusif bagi bayi 0-6 bulan, asupan protein hewani pada ibu hamil, cemilan yang sehat pada anak, dan kebiasaan cuci tangan pakai sabun. Selain beberapa pesan kunci tersebut ada pesan lain yang akan disampaikan adalah ibu hamil selain asupan makanan, harus diimbangi dengan tablet vitamin yaitu TTD (Tablet Tambah Darah).
Kegiatan pembekalan dalam upaya peningkatan kapasitas kader Taman Posyandu melalui Emodemo antara DPMD Kabupaten Malang dengan Yayasan Paramitra tahun 2021 adalah periode ke-5 pelaksanaan pelatihan tersebut dengan sasaran kader di sejumlah 95 desa yang telah terpapar Emodemo.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Lowongan CPNS di DPR RI 2021


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 3
    Komentar

    Sehat dengan SAMILAKOR