WUJUDKAN RUANG EKSPRESI PEMUDA INKLUSI MULAI DARI KELURAHAN

1 0 150
Gambar untuk WUJUDKAN RUANG EKSPRESI PEMUDA INKLUSI MULAI DARI KELURAHAN
Makassar: Berbagai masalah social melibatkan anak muda apakah sebagai pribadi ataupun secara berkelompok yang menempatkan anak muda sebagai korban atau pelaku bermuara pada terbatasnya ruang ekspresi bagi anak muda di Kota Makassar. Hal ini terungkap pada Seminar dan Lokakarya Keberagaman dan Kepemudaan untuk Forum Pemuda Inklusi Kelurahan sebagai kelurahan piloting di Kota Makassar yang berlangsung di Hotel Pesonna pada, Kamis 21 Oktober 2021.
Sekretaris Bakesbangpol Kota Makassar DR Hary, SIP, SH, MH, M.Si yang membuka acara Semiloka tersebut menyampaikan bahwa kontribusi organisasi masyarakat sipil dalam pembangunan merupakan suatu hal yang perlu disupport oleh pemerintah Kota Makassar. Mantan Kabag Hukum Pemerintah Kota Makassar lebih lanjut menyampaikan bahwa, masalah pembangunan daerah saatnya dilakukan secara bersama para pihak tidak terkecuali bagaimana melibat organisasi masyarakat sipil seperti Institute Community Justice(ICJ)bersama dengan Forum Belajar Anak Milenial (Forum BARANI).
Semiloka yang dihadiri 29 peserta dari unsur pemerintah, Dinas Pemuda dan Olahraga, Kesbangpol, Bappeda, Lurah Sambung Jawa. Dari unsur masyarakat ada Direktur ICJ Warida Safei dan tim, Forum BARANI dan para inisiator Forum Pemuda Inklusi Kelurahan Sambung Jawa dan Balang Baru. Semiloka ini menampilkan dua narasumber yakni dari Dinas Pemuda dan Olahraga dan unsur masyatakat yang diwakili oleh Hiswandi. Dalam semiloka tersebut, KAbid pengembangan pemuda Azhar Anwar mengungkapkan bahwa pemerintah memiliki memiliki tugas menfasilitasi berbagai hal yang berkaitan dnegan potensi, tanggungjawab, hak, karakter, kapasitas, aktualisasi diri dan cita cita, pemuda. Namun, tentu saja pemerintah membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak termasuk dari ICJ sebagai organisasi masyarakat sipil yang mencoba mengambil peran untuk mendorong ruang ekspresi anak muda yang lebih inklusi dengan memulai piloting dari wilayah administasi paling kecil yakni kelurahan. ‘’ Kami yakni, pilihan kelurahan yakni Balang Baru dan Sambung Jawa sebagai piloting dengan model membentuk Forum pemuda Inklusi memiliki kriteria tertentu. Semoga dua kelurahan yang menjadi piloting dapat direplikasi ke ke 151 kelurahan lainnya di Kota Makassar. Oleh karean itu, Sebagai pemerintah siap mendukung untuk mensukseskan kedua kelurahan piloting tersebut.
Sementara itu, Hiswandi menyampaikan bahwa perbedaan merupakan sesuatu yang sunnatullah dimana kita sebagai manusia harus menerimanya. Mantan Direktur LBH Makassar ini mengungkapkan bahwa ‘’situasi anak muda saat ini di Makassar khususnya jika dikaitkan dengan aksi aksi perkelahian kelompok/tawuran menurutnya ada dua factor yakni factor permukaan yakni masalah/dendam pribadi yang diawali dengan ketersinggungan tetapi ditarik atau dihubungnkan dengan solidaritas berkawan/berkelompok. Faktor kedua yakni factor laten yakni masalah pengangguran, Kurangnya Ruang Ekspresi (Sarana & Prasarana) u/ mengembangkan Potensi Individu dan Kelompok & Pemberdayaan pemuda yang kurang terpenuhi,’’ ujar Wawan. Oleh karena itu, seiring dengan perkembangan kota ruang ekpresi anak muda makin sempit sehingga mereka tidak lagi saling kenal dan dapat membina keakraban diantara mereka.
Oleh karena itu, apa yang dilakukan oleh ICJ atas dukungan Program MADANI yang memulai mengembangkan Piloting di level kelurahan dengan Model Pembentukan/Penguatan Forum Pemuda Inklusi adalah suatu hal yang patut disupport Bersama. Karena masalah social masyarakat tidak terkecuali masalah pemuda terjadinya di lorong-lorong sehingga pilihan kelurahan merupakan sebuah pilihan yang tepat untuk mencoba menyelesaikan persoalan persoalan pemuda dan mendorong ruang ekspresi anak yang lebih inklusif.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar