Workshop Penguatan Kapasitas Organisasi dan Strategi Advokasi bersama PSP B_Trust

0 0 231
Gambar untuk Workshop Penguatan Kapasitas Organisasi dan Strategi Advokasi bersama PSP B_Trust
Keberadaan USAID MADANI bagi organisasi Mitra Utama-nya yang berada di seluruh Kab/Kota adalah sebagai penguatan organisasi masyarakat sipil (OMS), untuk memperkuat kapasitas, efektivitas serta efisiensi kerja organisasi, meningkatkan legitimasi OMS di mata pemerintah daerah dan masyarakat. Serta meningkatkan lingkungan yang memberdayakan bagi masyarakat sipil dan memobilisasi sumber daya lokal untuk mendukung keberlanjutan OMS agar dapat membawa perubahan sosial yang sangat dibutuhkan.

Rangkaian programnya berupa pendampingan dan peningkatan keterampilan, pengetahuan dan legitimasi organisasi bagi Mitra Utama sesuai dengan area pengembangan organisasi yang sudah ditentukan dan juga bagi organisasi-organisasi yang tergabung dalam forum simpul belajar Madani yang telah dibentuk.

Program yang diberikan bagi OMS-OMS termasuk juga pada rangkaian kegiatan untuk peningkatan pemahaman & pengetahuan terhadap isu tematik yang telah dipilih oleh PEMDA. Di Kab.Garut, isu tematik yang diprioritaskan untuk program Madani adalah pada isu percepatan penurunan AKI AKB. Maka organisasi Mitra Utama dan Simpul Belajar yang telah dibentuknya diberikan serangkaian pendampingan guna memahami persoalan isu tersebut sehingga dapat memberikan alternatif solusi komprehensif, tepat sasaran dan membantu kinerja pemerintah daerah.

Pada tahun ke-2 program, Madani telah menunjuk lembaga "Bandung Trust Advisory Group (B_Trust) sebagai Mitra Pendukung Provinsi untuk meningkatkan kapasitas 6 OMS di area program, Kab Garut salah satunya. Dalam rangkaian mentoring offline nya, pada 4 dan 5 Oktober 2021, PSP B_Trust telah memberikan mentoring penguatan kapasitas OMS mengenai strategi advokasi kebijakan melalui teknik penyusunan draft policy brief terkait isu AKI AKB di Kab Garut. Kegiatan mentoring dilaksanakan dalam 2 hari. Hari pertama forum mentoring bersama Lead Partner dan hari kedua Lead Partner bersama forum Simpul Belajar. Proses mentoring difasiliatsi sangat interaktif dan mendorong para peserta termotivasi untuk berpendapat dan turut serta memetakan poin-point pada draft policy brief, yang diawali dengan brainstorming apa dan mengapa harus ada advokasi, apa tujuan penulisan policy brief, siapa yang akan menjadi audiens pada policy brief dan kenapa itu penting dan relevan bagi mereka.

Sesi berikutnya forum diajak untuk merumuskan masalah tematik yang akan dijadikan dasar pada penyusunan draft policy brief, seperti meng-high-light isu utama yang menjadi topik pada policy brief, mengapa isu utama ini penting dikaji, apa argumen, data serta fakta yang dimiliki untuk mendukung isu ini penting, apa dampak dari permasalahan yang telah ditetapkan, dan apa akar masalah yang menyebabkan terjadinya isu utama tersebut?
Kemudian pada sesi ini dikaji juga tentang "Adakah upaya yang telah dilakukan oleh Pemda terkhusus Bupati dalam menyelesaikan Rendahnya kepedulian, Kesiapsiagaan Masyarakat dan kesadaran ibu hamil dalam menghadapi kasus
kegawatdaruratan Ibu Hamil, Melahirkan dan Nifas serta Bayi Baru Lahir? Jika ada, bagaimana bentuk upaya yang telah dilakukan? dan Apakah solusi tersebut sudah efektif?"

Kemudian setelah kajian reflektif pada analisa perumusan masalah ditemukan, fasilitator mentoring mengarahkan pada diskusi rekomendasi yang menggaris bawahi poin-poin "Apa sajakah pilihan/opsi kebijakan yang ada untuk menyelesaikan permasalahan? Bagaimana analisis pertimbangan cost/benefit setiap alternatif kebijakan tersebut? Apa solusi yang paling direkomendasikan? Mengapa solusi ini diambil? dan Apa saja langkah – langkah yang
harus dilakukan untuk menerapkan solusi ini?

Proses technical assistance B_Trust mengenai strategi advokasi melalui penyusunan draft policy brief ini sangat memberikan input pemahaman baru bagi LP& LF dalam alur penyusunan draft policy yang saat ini tengah disusun Mitra Utama Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Garut terkait rekomendasi kebijakan penurunan AKI AKB yang nantinya akan diajukan kepada Pemerintah Daerah/Bupati.

-RSR-

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar