Wall Climbing Buat Glantungan Peserta Nikah Masal

1 0 43
Gambar untuk Wall Climbing Buat Glantungan Peserta Nikah Masal
Pernikahan massal diikuti 17 pasangan pengantin melakukan janji suci dengan cara unik, di Kampus Universitas Muhammadiyah Magelang, Selasa (6/8/2019). Bahkan mahar dari mempelai pria pun tergolong langka berupa selembar kain bendera merah putih, serta pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Bukan cuma itu, area pernikahannya pun disedikan panitia di tempat olah raga panjat dinding (Wall Climbing), Laboratorium Farmasi, Studio Radio dan Crane Otomotif. Karuan prosesi pernikahan unik yang dibuka dengan pelepasan balon warna-warni ini mengundang decak kagum seribuan tamu undangan. Di dalam balon-balon itu terdapat kertas bertuliskan doa dan harapan dari masing-masing mempelai. Dilanjutkan dengan pelepasan 55 ekor burung emprit sebagai simbol bebas dari status jomblo, serta kepedulian terhadap lingkungan.



“Ini sekaligus kami gelar dalam rangka HUT RI ke-74 dan Milad Universitas Muhammadiyah Magelang ke-55,” ujar Ketua Ikatan Alumni Universitas Magelang, Isa Ashari tentang pernikahan massal unik yang mengusung tema ‘Merajut Cinta di 74 Tahun Indonesia Merdeka’ itu.

Diungkapkan, para peserta nikah massal ini berasal dari bebagai daerah di Indonesia. Diantaranya Magelang, Yogyakarta, temanggung, Sragen, Lampung, Bogor, Purworejo dan Palangkaraya. “Tak semua peserta berstatus bujangan. Di antara mereka semula berstatus janda dan duda. Usia termuda 19 tahun dan tertua 50 tahun,” sela Isa.

Sementara Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang Ir Eko Muh Widodo menyatakan pelaksanaan nikah massal ini sengaja ditempatkan di di sejumlah spot tersebut, sebagai surprise bagi pengantin sekaligus bakal dikenangnya.



“Meski tempat pelaksanaannya tidak lazim, tapi tetap tak meninggalkan kaidah dan syar’i. Semua kebutuhan untuk kelangsungan proses tersebut ditanggung panitia,” katanya.

Sumber : yogyapos.com

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 9
    Komentar

    Open Recruitment Relawan Ramadhan BAZNAS 2021

    Hendrikus M  di  Jakarta Pusat  |  15 Feb 2021
  2. 3
    Komentar

    KEBUN PEMULIHAN GRESIK, TEMPAT EDUKASI PEMBELAJARAN ANAK TENTANG LINGKUNGAN

    Indah wahyuni  di  Kebomas, Gresik  |  14 Feb 2021
  3. 3
    Komentar

    Kades Pantai Bahagia Tak Inginkan Bantuan Paket Sembako Pada Pasca Banjir

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Muara Gembong, Bekasi Kabupaten  |  15 Feb 2021
  4. 2
    Komentar

    Kemantren Mergangsan Berupaya Tertibkan PKL Sepanjang Jl. Taman Siswa

    Emma Dewi  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 Feb 2021