UMKM Berani Naik Kelas

Gambar untuk UMKM Berani Naik Kelas
Program UMKM Naik Kelas di tahun 2021 semakin jadi prioritas Kementerian Koperasi dan UKM. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah bekerjasama dengan swasta untuk menyelamatkan UMKM dalam menghadapi tantangan soal pinjaman dan subsidi bunga kredit. Selain itu juga, program strategis ini menjadi pendongkrak agar UMKM pulih dan bangkit dari dampak pandemi Covid-19.

untuk membantu pemerintah dalam program UMKM naik kelas, HAPSARI bekerjasama dengan Pusat Studi Gender Anak (PSGA) Universitas Sumatera Utara mengadakan pelatihan Digital Marketing, dan pembuatan izin usaha untuk para peserta yang terdiri dari beberapa UKM perempuan.

Pelatihan ini diikuti lebih kurang 15 orang peserta UKM perempuan yang berasal dari Kabupaten Deli Serdang dan Serdang Bedagai. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2021, bertempat di Aula Kantor Dinas Koperasi Kabaupaten Deli Serdang. Acara ini dibuka secara resmi oleh ibu kepala Dinas Koperasi Deli Serdang Dra. Hj. Rabiatul Adawiyah Lubis, M.Pd.

Acara dimulai pada pukul 10.00 wib dengan kata sambutan dari Prof Rita Dalimenthe SE., M.Si. selaku Ketua Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Sumatera Utara, kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan oleh tim yang akan mengisi acara ini. Setelah selesai pembukaan acara dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama tentang digital marketing. Materi ini disampaikan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara. Di materi ini peserta di ajak untuk memahami apa itu digital marketing, bagaimana melakukan marketing secara digital dan apa saja yang harus diperhatikan dalam marketing digital. Setelah sessi pertama ini selesai acara dilanjutkan dengan istirahat dan makan siang.

Setelah selesai makan siang acara dilanjutkan dengan Pembuatan Izin Usaha yang dipandu langsung oleh tim dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara. Izin usaha yang di buat adalah Nomor Induk Berusaha (NIB).NIB adalah nomor identitas pelaku usaha untuk dapat melaksanakan kegiatan berusaha sesuai dengan bidang usahanya. Nomor identitas tersebut terdiri dari tiga belas digit angka yang di dalamnya terdapat pengaman dan tanda tangan elektronik. Fungsi NIB tak hanya sebagai identitas tetapi NIB juga berlaku sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Impor (API) dan Akses Kepabeanan perusahaan melakukan kegiatan impor maupun ekspor impor. Ketentuan tersebut tertuang dalam PP No.24 Tahun 2018 Tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Integrasi Secara Elektronik. Untuk bisa mendapatkan NIB, pelaku usaha wajib melakukan pendaftaran melalui OSS Republik Indonesia. Untuk pendaftarannya sendiri tidak dipungut biaya alias gratis. OSS itu sendiri merupakan perizinan berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur atau bupati/wali kota kepada pelaku usaha melalui sistem elektronik yang sudah terintegrasi. Masa berlaku NIB adalah seumur hidup atau sepanjang pelaku usaha menjalankan usahanya.

Dari 15 peserta yang mengikuti pelatihan ini hanya ada 4 orang yang tidak bisa mendapatkan NIB karena ternyata NIK mereka belum online sehingga mereka harus ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk meminta agar NIK mereka bisa di onlinekan. Sehingga mereka bisa mendaftar dan mendapatkan NIB.

Diharapkan dengan adanya NIB ini para pengusaha UMKM ini bisa mengakses segala peluang-peluang yang ada sehingga UMKM menjadi naik kelas.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. MALEAN SAMPI

  2. Dewata Kite Festival (Festival Layang-layang Pulau Dewata)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar

    RTAR VII PMII Fak.Tarbiyah Lahirkan Nakhoda Baru