Tinutuan Sejarah Swasembada Pangan Pada Masyarakat Manado

4 0 216
Gambar untuk Tinutuan Sejarah Swasembada Pangan Pada Masyarakat Manado
๐—ง๐—œ๐—ก๐—จ๐—ง๐—จ๐—”๐—ก ๐—ฆ๐—˜๐—๐—”๐—ฅ๐—”๐—› ๐—ฆ๐—ช๐—”๐—ฆ๐—˜๐— ๐—•๐—”๐——๐—” ๐—ฃ๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—”๐——๐—” ๐— ๐—”๐—ฆ๐—ฌ๐—”๐—ฅ๐—”๐—ž๐—”๐—ง ๐— ๐—”๐—ก๐—”๐——๐—ข ๐Ÿฒ

Bubur Manado atau yang oleh masyarakat Manado disebut Tinutuan merupakan makanan khas Sulawesi Utara. Bubur khas Manado ini berbahan dasar beras dan labu kuning.

Ciri khas Tinutuan antara lain terdiri dari berbagai macam sayuran dan tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan yang hadir di tengah pergaulan antar kelompok masyarakat di Manado.

Dilansir dari laman Wikipedia, kata โ€œTinutuanโ€ sulit dilacak asalnya. Sejak kapan Tinutuan menjadi makanan khas Kota Manado juga tidak diketahui seara jelas.

Ada yang mengatakan Tinutuan mulai ramai diperdagangkan di beberapa sudut Kota Manado sejak tahun 1970. Ada juga yang mengatakan sejak tahun 1981.

Meskipun secara istilah tidak diketahui asalnya, menurut beberapa sumber dikatakan bahwa masa kolonial Belanda, kondisi ekonomi penduduk Manado sangat rendah sehingga mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Untuk itu, dengan pertimbangan ekonomi dan sedikit tambahan unsur kreativitas, masyarakat Manado pada waktu itu mulai memanfaatkan bahan makanan yang bisa mereka peroleh di pekarangan rumah atau di kebun, seperti labu, ubi, daun pepaya, kangkung, jagung, gedi, dan dengan mencampurnya denga sedikit beras atau nasi, mereka memasak semua bahan makanan itu secara bersamaan sehingga terciptalah bubur Manado atau yang kita kenal dengan Tinutuan.

Berkat bubur Manado atau Tinutuan, masyarakat Manado waktu itu tidak perlu sampai mendatangkan bahan pangan dari luar agar mampu bertahan hidup dari krisis ekonomi dan bencana kelaparan.

Sumber :
BuburQu
@BuburQuID

#tinutuan

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu


Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak

  2. 7
    Komentar
  3. 5
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat

  4. 4
    Komentar

    PMI Tebing Tinggi Salurkan Bantuan Korban Banjir