Tekan Angka Stunting, Pattiro Gresik Sampaikan Temuannya ke Dinkes Kab. Gresik

1 0 23
Gambar untuk Tekan Angka Stunting, Pattiro Gresik Sampaikan Temuannya ke Dinkes Kab. Gresik
Komitmen Pemerintah Pusat dalam pencegahan stunting terus dilakukan. Sebanyak 260 kab/kota menjadi prioritas pembangunan program percepatan pencegahan stunting. Salah satu kabupaten yang masuk dalam skala prioritas pusat adalah kabupaten Gresik.

Pattiro Gresik sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menemukan satu kasus stunting di kabupaten Gresik. Dalam kasus tersebut sang anak berusia 3 tahun mengalami perlambatan pertumbuhan, akibat kurangnya nutrisi dan asupan gizi mempengaruhi keadaan fisiknya.

Fisik yang dimiliki anak tersebut tidak selayaknya fisik anak pada anak seusianya. Yang mana seharusnya sudah bisa berlari, duduk, dan melakukan aktivitas pada umumnya, namun dudukpun belum sempurna. Tubuhnya kecil dan memiliki berat badan 5 kg. Selain mengalami stunting anak tersebut mengalami hipertemia. Hal ini juga salah satu penyebab dari kondisi stunting.

Upaya Masyarakat dan Pemerintah Desa sudah sangat optimal. Karena, anak tersebut berada di keluarga miskin, bantuan yang diperlukan dalam proses pemulihannya pun cukup kompleks, diantaranya berupa stok makanan, pemeriksaan rutin yang mana pemeriksaan harus dilakukan di RS. dr. Soetomo Surabaya. Sehingga membutuhkan biaya operasional terutama transportasi setiap melakukan pemeriksaan. Dengan bantuan bidan di desa setempat yang banyak membantu kontroling anak tersebut dalam proses pemulihannya.

Di himpun dari website Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Khusus Penanganan Stunting (IKPS) di kabupaten Gresik pada tahun 2018 persentasenya, yakni 73, 94 dan di tahun 2019 persentasenya, yakni 73, 07.

Dalam audiensi dengan Dinas Kesehatan kabupaten Gresik, kemarin (18/2/2021) Pattiro Gresik menyampaikan temuannya terkait kasus stunting tersebut. Dan di respons langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

drg. Saifudin Ghozali selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik mengatakan, "Akan membuat system penanganan yang cepat untuk temuan stunting. Karena stunting ini melibatkan lintas OPD". Terangnya.

Pattiro Gresik juga menyampaikan, "Perlu adanya kolaborasi masyarakat sipil, pemerintah dan dunia usaha yang harus tetap terjalin. Dan juga dibutuhkan anggaran yang eksplisit terkait stunting baik anggaran spesifik yang ada di Dinas Kesehatan Gresik maupun anggaran sensitif yang ada di lintas OPD yang terlibat dalam penanganan dan pencegahan stunting." Pungkas Nur Khosi'ah.

Selain itu, Peraturan Presiden telah menyiapkan rancangan untuk menurunkan angka stunting dari pusat hingga ke desa. Melalui monitoring evaluasi anggaran dengan mengamati capaian penurunan angka di masing-masing daerah.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Meningkatkan Kapasitas Perempuan Muda, PDNA Garut Selenggarakan Perkaderan Formal

    Berita Nasyiah Kab Garut  di  Garut Kota, Garut  |  28 Feb 2021
  2. 6
    Komentar

    GRESIK MENJADI BAGIAN DARI 4200 PESERTA PELATIHAN E.LEARNING

    siti fitriah  di  Kebomas, Gresik  |  26 Feb 2021
  3. 3
    Komentar
  4. 2
    Komentar

    Kemantren Mergangsan Berupaya Tertibkan PKL Sepanjang Jl. Taman Siswa

    Emma Dewi  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 Feb 2021