Tak Bawa Bukti Negatif Covid-19, Ribuan Kendaraaan Wisatawan Ke Puncak Bogor Putar Balik

6 0 288
Gambar untuk Tak Bawa Bukti Negatif Covid-19, Ribuan Kendaraaan Wisatawan Ke Puncak Bogor Putar Balik
๐“๐š๐ค ๐๐š๐ฐ๐š ๐๐ฎ๐ค๐ญ๐ข ๐๐ž๐ ๐š๐ญ๐ข๐Ÿ ๐‚๐จ๐ฏ๐ข๐-๐Ÿ๐Ÿ—, ๐‘๐ข๐›๐ฎ๐š๐ง ๐Š๐ž๐ง๐๐š๐ซ๐š๐š๐š๐ง ๐–๐ข๐ฌ๐š๐ญ๐š๐ฐ๐š๐ง ๐Š๐ž ๐๐ฎ๐ง๐œ๐š๐ค ๐๐จ๐ ๐จ๐ซ ๐๐ฎ๐ญ๐š๐ซ ๐๐š๐ฅ๐ข๐ค

Ribuan kendaraan wisatawan yang hendak berkunjung ke Puncak Bogor diputar balik di kawasan Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (24/12). Para wisatawan ini diminta kembali karena tidak membawa hasil rapid test antigen.

Penerapan wajib membawa hasil rapid test antigen itu sesuai dengan seruan Bupati Bogor terhitung sejak 22 Desember 2020. Langkah tersebut sebagai antisipasi penularan COVID-19 di kawasan Puncak, khususnya saat libur Nataru.

Berdasarkan pantauan, razia masker dan hasil rapid test antigen itu dilakukan di kawasan Simpang Gadog, sejak pukul 08.00 WIB. Razia yang digelar gabungan personil TNI-Polri, Satpol PP dan Pemkab Bogor itu menyasar para wisatawan yang menggunakan kendaraan roda empat.

Satu per satu kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Puncak, dihentikan tepat di depan Masjid Harakatul Jannah, Gadog. Hampir sebagian besar, para pengendara tak bisa menunjukan hasil rapid test antigen.

Berita selengkapnya silahkan klik link atau tautan berikut ini,

๐Ÿ”— https://www.westjavatoday.com/berita/18789/tak-bawa-bukti-negatif-covid-19-ribuan-kendaraaan-wisatawan-ke-puncak-bogor-putar-balik

WEST JAVA TODAY
@wjtodaycom

#PemerintahKotaBogor
#PemkotBogor
#Puncak #Bogor
#RapidTest #Antigen #Covid #Corona #Pandemi

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar