Stasiun Kalimenur, Masih Kokoh Berdiri Walau Sudah Berumur

Gambar untuk Stasiun Kalimenur, Masih Kokoh Berdiri Walau Sudah Berumur
Stasiun Kalimenur terletak di Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulonprogo, tepatnya di antara Stasiun Sentolo dan Stasiun Wates.

Stasiun itu kini kondisinya lusuh dan kesepian, karena sudah berhenti beroperasi sejak tahun 1974 dan dianggap tak layak lagi untuk pemberhentian kereta berkecepatan tinggi.

Gentengnya sudah banyak yang berlubang, temboknya keropos mengelupas, dan penuh coretan grafiti ala kadarnya.

Stasiun tersebut diperkirakan dibangun pada masa pembangunan jalur rel Surabaya-Cilacap, pada sekitar tahun 1876-1888.

Pada masa revolusi sekitar 1948, Stasiun Kalimenur konon pernah dibom oleh Belanda hingga hampir hancur. Lalu, pada 1954 Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) membangunnya kembali dan meresmikannya menjadi Stoplat (Stasiun Mini).

Uniknya, stasiun Kalimenur dulu juga disebut sebagai โ€œStasiun Tahuโ€, karena kebanyakan penumpangnya adalah para penjual tahu dari desa Tuksono, Sentolo yang hendak jualan ke Yogyakarta atau Kutoarjo.

Jarak antara Yogyakarta ke Kalimenur sekitar 20an Km. Namun sayang, stasiun itu kini tampak merana dan tak terawat lagi, tulisan Kalimenur +35m terlihat lusuh.

Kalimenur beruntung memiliki stasiun, karena saat itu kereta api masih menjadi moda transportasi yang dapat menjangkau daerah lain dengan cepat dan harganya terjangkau.

Itulah sekilas tentang stasiun kecil, Kalimenur, yang kini teronggok sepi di desa kecil yang nyaris tak pernah menarik perhatian bagi siapapun yang melintasinya.

Jika ada yang ingin melihatnya sambil lalu dari balik jendela kereta, bisa dilihat setelah stasiun Wates ke arah Yogyakarta, posisi di sebelah kanan.

Monggo silakan nengok sejenak...!

(Naskah/foto: diramu dari berbagai sumber)

#Indonesia_Tempo_Doeloe

#Sejarah

Sumber :

@didik.yusmawardi

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    ๐™ˆ๐™Š๐™ƒ๐˜ผ๐™ˆ๐™ˆ๐˜ผ๐˜ฟ ๐™…๐˜ผ๐™€๐™‰๐™๐˜ฟ๐™„๐™‰  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    ๐™ˆ๐™Š๐™ƒ๐˜ผ๐™ˆ๐™ˆ๐˜ผ๐˜ฟ ๐™…๐˜ผ๐™€๐™‰๐™๐˜ฟ๐™„๐™‰  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Meningkatkan Kapasitas Perempuan Muda, PDNA Garut Selenggarakan Perkaderan Formal

    Berita Nasyiah Kab Garut  di  Garut Kota, Garut  |  28 Feb 2021
  2. 6
    Komentar

    GRESIK MENJADI BAGIAN DARI 4200 PESERTA PELATIHAN E.LEARNING

    siti fitriah  di  Kebomas, Gresik  |  26 Feb 2021
  3. 3
    Komentar

    Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid-19 di Kemantren Mergangsan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Mar 2021
  4. 3
    Komentar