Sosialisasi Dua Desa Piloting di Pangkep

1 0 184
Gambar untuk Sosialisasi Dua Desa Piloting di Pangkep
Melanjutkan program Madani tahun kedua di Pangkep tentang isu tematik Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir (KIBBL), Lembaga Demokrasi Pangkep (Lekrac) sebagai Lead Parnert (LP) melakukan sosialisasai awal di dua desa yang menjadi piloting yakni Desa Kabba dan Panaikang.

Saya bersama Syharuddin Tola, Sjam Moedji dan Muh Yuhar bertemu Plt Kades Kabba, Mualis, S.Ag pada Rabu (1/9). Kunjungan ini merupakan sosialisasi awal dalam menyampaikan program yang akan dilakukan. Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit ini selain menyampaikan kerangka program, juga terbangun dengar pendapat terkait upaya desa dalam melakukan sejumlah pemetaan pembangunan eko wisata karst di Lamperangan.

“Jika menyangkut isu kesehatan, maka bisa dikolaborasikan dengan program Desa Sehat,” tanggap Pak Mualis. Lebih lanjut ia menyampaikan kalau program sudah berjalan bisa digelar di Lamperangan karena desa sudah membangun fasilitas pertemuan. Lamperangan merupakan lokus wisata karst yang sedang dikembangkan pemerintah desa. Di lokasi ini terdapat Leang Ulu Tedong yang di dalamnya terdapat lukisan purba berusia ribuan tahun.

Syaharuddin Tola menyampaikan kalau program nantinya akan dibentuk Pokja Kolabotatif Desa Sehat dengan jumlah anggota sebelas orang yang terdiri dari unsur desa, Poskesdes, Puskesmas, BPD, LPM, Kelompok Pemuda, dan Perempuan. Menanggapi itu Pak Mualis langsung menawarkan kalau kelompok wanita tani dan Kader Posyandu bisa masuk dalam Pokja.

Setelah selesai, Tim Kerja Lekrac kemudian bergeser ke desa tetangga, Panaikang. Jarak dua desa ini lumayan dekat sehingga memudahkan efektivitas sosialisasi. H Muh Arif, SE, Kepala Desa Panaikang langsung menyambut dan menyilakan masuk.

Sosialisasi juga berjalan lancar karena pemerintah desa sudah akrab dengan program pendampingan yang dilakukan CSO. Staff desa kenal baik dengan Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB Sulawesi) yang pernah melakukan pendampingan program Sekar Desa.

Respons Kades Panaikang sangat baik mengenai pelaksanaan program yang akan dilakukan. “Saya berharap nantinya program ini dapat memberikan dampak yang baik terkait generasi sehat dari desa,” ucapnya.

Syaharuddin Tola kembali menjelaskan modeling program yang akan dijalankan, yakni akan dibentuk Pokja Kolaboratif Desa Sehat dengan komposisi keanggotaan yang sama dengan Pokja yang akan dibentuk di Desa Kabba. “Sejumlah tahapan program akan memberikan penguatan kepada anggota Pokja agar nantinya dapat terus berjalan di desa meski program telah selesai,” terangnya.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 4
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat