Sanggar Hijau Mengikuti Pelatihan Antikorupsi

0 0 309
Gambar untuk Sanggar Hijau Mengikuti Pelatihan Antikorupsi
Pada kesempatan kali ini Sanggar Hijau Indonesia mengikuti kegiatan yang di adakan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) selama tiga hari dengan platform online yakni ZoomMeeting yang di hadiri dari berbagai kalangan lembaga yang ada di Indonesia yang telah bekerjasama dengan Indonesia Corruption Watch (ICW).
Pada awalnya kegiatan ini dimulai dengan perkenalan diri masing-masing lembaga kepada peserta yang mengikuti kegiatan. Selain itu pihak Indonesian Corruption Watch (ICW) juga mengenalkan tentang sejarah korupsi dan pemberantasan korupsi di Indonesia dimulai dari pra kemerdekaan/penjajahan, kemerdekaan/orde lama, orde baru, dan orde reformasi. Tidak lupa ICW memberikan contoh korupsi yang terlihat jelas seperti pada masa pemerintahan Soeharto monopoli oleh keluarga cendana atas sector strategis negara seperti PLN dan jalan tol, Kebijakan Mobil Nasional Timur Nusantara, Monopoli PBJ, dan BPPC.
Korupsi di Indonesia sudah mengakar seiring dengan sejarah perkembangannya sebagai bangsa, korupsi di Indonesia mengalami pergeseran pola dan bentuk seiring dengan perubahan model pengelolaan pemerintah, korupsi di Indonesia tidak pernah bisa di tangani secara detail. dari kegiatan ini kita dapat mengetahui berbagai pola piker masyarakat luas tentang korupsi dan cara untuk menjadi anti korupsi. Indonesia seharusnya dapat mencontoh negara Singapura, Korea Selatan dan Hongkong untuk mengurangi tingkat korupsi karena merupakan negara sama yang memulai korupsi namun alur sejarahnya berbeda dengan negara kita untuk merespon masyarakatnya yg mulai gerah dengan korupsi. Contohnya singapura membuat badan biro investigasi korupsi dengan wewenang menangani korupsi.
Ada dimana masa pemberantasaan korupsi menyentuh akarnya yakni pada saat KPK sudah masuk ke titik korupsi sebenarnya seperti tambang, partai, dll. Dari situ kita bisa melihat KPK sudah masuk ke sana dan itu terlihat reputasi KPK namun akan tetapi selalu ketika sudah mendekati titik persoalan selalu ada kekuatan politik yang memukul balik.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar