Sanggar Hijau Indonesia dan FFMJ Gelar Workshop untuk Tingkatkan Integrasi GESI dalam Kelembagaan

0 0 170
Gambar untuk Sanggar Hijau Indonesia dan FFMJ Gelar Workshop untuk Tingkatkan Integrasi GESI dalam Kelembagaan
Refleksi diri merupakan bagian dari proses introspeksi diri yang dilakukan untuk melihat kembali dan merenungkan berbagai hal yang telah terjadi. Septin Grahaning Tyas (SHI) mengajak seluruh anggota Forum Masyarakat Madani Jombang (FMMJ) untuk merefleksikan hal-hal yang sudah dialami/dilakukan/diputuskan oleh forum selama 1 tahun lebih FMMJ berjalan dalam kegiatan workshop integrasi GESI dalam kelembagaan dan desain pengelolaan FMMJ (27/10/21) di D’Jombang Cafe. Untuk saat ini FMMJ mengalami perkembangan jumlah anggota menjadi 20 OMS, 5 OPD, dan 2 Desa yang akan dijadikan sebagai desa piloting project isu tematik Madani di Kabupaten Jombang. Tidak hanya itu, keanggotaan dari FMMJ sudah terdapat keterwakilan secara gender, youth, dan disabilitas. Lebih jauh lagi tujuan refleksi diri bagi FMMJ sendiri untuk menentukan bagaimana FMMJ akan tumbuh menjadi lebih baik lagi kedepanya.
Dalam kesempatan selanjutnya, kaitan integrasi GESI dalam kelembagaan turut mengahdirkan Alfiyah Ashmad staff ahli Bupati Jombang untuk dapat memberikan gambaran dan wawasan kepada anggota FMMJ terkait gender dan social inclusion termasuk didalamnya membahas terkait Gambaran umum Kabupaten Jombang, Gesi dalam konteks Jombang, Gesi dalam isu lingkungan di Jombang, Peran strategis FMMJ dalam mendorong GESI di Jombang, dan Teknis GESI dalam pengembangan progrogram FMMJ.
Alfi sapaan akrabnya dalam diskusi GESI dalam konteks Jombang memaparkan bahwa “prosentase pejabat di Kabupaten Jombang baik Legislatif maupun Eksekutif masih lebih tinggi prosentasi laki-laki dibandingkan dengan perempuan”. Dalam konteks ini diperlukan perempuan-perempuan yang mampu mengisi jabatan secara stuktural sehingga keberadaanya mampu mempengaruhi kebijakan-kebijakan yang ada.
Selanjutnya Alfi melanjutkan pemaparanya terkait GESI dalam isu lingkungan di Jombang dimana isu pengelolaan sampah rumah tangga yang menjadi isu strategis FMMJ dalam menjalankan rencana aksi tematik bukan merupakan isu prioritas sebab belum pernah ada laporan pengaduan terkait masalah pengelolaan sampah rumah tangga. Sehingga hal ini menjadi perhatian serius bagi seluruh anggota FMMJ. Lebih jauh Alfi memberikan paparan terkait peran stategis FMMJ dalam mendorong Gesi di Jombang, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah: mendorong perubahan kebijakan pembangunan ramah lingkungan (pengelolaan sampah rumah tangga) dari isu privat menjadi isu publik, pendidikan masyarakat jombang tentang pengelolaan sampah rumah tangga dari isu privat ke publik, dan pendidikan komunitas tentang pengelolaan sampah rumah tangga dar isu privat ke publik.
Paparan yang disampaiakan Alfi mendapat feedback dari anggota FMMJ. Fathur memberikan respon terkait pengelolaan sampah rumah tangga yang bukan isu strategis yang di tangani pemerintah kabupaten, untuk itu Fathur memberikan tanggapan dengan membuat advokasi terkait aduan sampah rumah tangga, dengan harapan pengaduan ini mendapat prioritas tanggapan dan respon dari pemerintah khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar