Populasi Badak Indonesia Terancam Punah

1 0 176
Gambar untuk Populasi Badak Indonesia Terancam Punah
Oleh : Husnul Khatimah

BOGOR TIMUR, AYOBOGOR.COM -- Yayasan Badak Indonesia (YBI) mengungkapkan bahwa populasi badak di Indonesia terus menurun seiring dengan beralih fungsinya tempat hidup atau habitat badak.

"Kondisinya memang menurun karena perubahan lahan habitatnya berkurang. Habitat yang baik untuk dia sudah dihuni oleh orang sehingga badaknya bergeser ke tempat-tempat yang sulit dan terpisah-pisah sehingga satu sama lain tidak berhubungan," ujar Direktur YBI Widodo Ramono di Bogor, Senin (15/7/2019).

Dia mengatakan, salah satu jenis badak yang terancam punah adalah badak Sumatera. Saat ini badak Sumatera hanya menyisakan sebanyak 24 ekor badak.

"Untuk badak Sumatera ini masalahnya memang rumit karena masalah perubahan lahan, penggunaan-penggunaan untuk kepentingan lain, terputusnya jalur migrasi dan lain sebagainya itu membuat badak sumatera sudah sangat menurun jumlah individunya itu juga harus diselamatkan," katanya.

Selain alih fungsi lahan, perilaku kawin badak Sumatera juga menjadi alasan berkurangnya populasi badak ini. Menurut Ramono badak betina dan jantan hanya akan bertemu selama 4 hari dalam hitungan 24 hari.

"Badak betina mau ditemui dalam 24 hari itu cuma 4 hari dan diantara 4 hari ini yang paling baik untuk kawin pada waktu bakal telurnya ada dan itu hanya terjadi 1 hari kalau tidak ketemu badak jantan dalam 1 hari itu maka tidak beranak karena itu perlu dikelola badak itu agar bertemu diwaktu yang pas," katanya.

Sementara untuk jenis badak lainnya yakni badak Jawa saat ini berjumlah sebanyak 70 ekor dan berada di habitat yang aman yakni di Taman Nasional Ujung Kulon.

"Taman Nasional Ujung Kulon sendiri ada lautnya jadi aman dan kami dari Yayasan Badak Indonesia turut membantu untuk perlindungan di sana. Ada lima unit raid proteksion yang membantu di sana dan sejak Raid proteksion membantu di sana tahun 1998 tidak ada perburuan liar terhadap badak Jawa," ungkap Ramono.

Ramono berharap berkurangnya populasi badak di tanah air menjadi perhatian bersama. Menurutnya tidak ada cara lain untuk melestarikan hewan ini dengan mengembalikan habitat badak seperti semula.

"Kedepan karena ini satwa liar harus dikembalikan ke habitatnya. Habitat yang ada sekarang dan yang digunakan untuk kepentingan lain yang sudah beralihfungsi itu harus dikembalikan. Kemudian juga memikirkan srateginya bagaimana mendapat anak badak sebanyaknya dalam kondisi baik, dengan memanage masa perkawinannya," tukasnya.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Meningkatkan Kapasitas Perempuan Muda, PDNA Garut Selenggarakan Perkaderan Formal

    Berita Nasyiah Kab Garut  di  Garut Kota, Garut  |  28 Feb 2021
  2. 6
    Komentar

    GRESIK MENJADI BAGIAN DARI 4200 PESERTA PELATIHAN E.LEARNING

    siti fitriah  di  Kebomas, Gresik  |  26 Feb 2021
  3. 3
    Komentar

    Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid-19 di Kemantren Mergangsan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Mar 2021
  4. 3
    Komentar