Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Kematian Alumni IPB di Sukabumi

3 0 60
Gambar untuk Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Kematian Alumni IPB di Sukabumi
Polres Sukabumi Kota mengungkap hasil penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan sopir angkutan L-300 Bogor-Cianjur terhadap seorang perempuan yang merupakan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB). Ternyata korban beberapa kali disiksa oleh tersangka.

"Tersangka berinisial RH (25) mengaku selama dalam perjalanan dari Ciawi menuju Cianjur korban sempat beberapa kali dianiaya mulai dibekap, dicekik bahkan dalam keadaan hampir tidak sadar korban berinisial AU (22) diperkosa tersangka dan akhirnya dicekik hingga tewas dan mayatnya dibuang di wilayah Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jabar," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro di Sukabumi, Rabu (7/8/2019.

Keterangan yang diakui tersangka kepada polisi, sebelumnya korban naik angkot yang dikendarai tersangka dari Ciawi menuju Cianjur. Namun setelah penumpang lainnya turun, di sekitar Toserba Yogya Cianjur, RH membekap korban hingga pingsan dan mengambil ponselnya.

Dalam perjalanan menuju Sukabumi, tersangka kemudian kembali menyiksa lulusan D III IPB itu dengan cara dicekik hingga tak sadarkan diri di Jalan Baru, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Melihat korbannya tidak sadarkan diri, RH lagi-lagi melakukan aksi kejinya dengan memperkosa korban. Tersangka kemudian membunuh AU yang hendak melanjutkan kuliah S1 di IPB itu dengan cara dicekik.

Setelah memastikan nyawa korbannya hilang, tersangka menguras harta benda korban itu dan membuang jasadnya di pinggir sawah. Jenazah korban ditemukan warga pada Senin (22/7/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.

"Kami masih mengembangkan kasus ini dan untuk sementara tersangkanya tunggal. Barang bukti dan hasil keterangan yang kami peroleh sudah memperkuat untuk menjadi RH sebagai tersangka utama kasus dugaan pembunuhan AU," tambahnya.

Susatyo mengatakan modus yang dilakukan tersangka adalah ingin menguasai harta korban. Tersangka dipastikan dijerat dengan pasal berlapis.

Pasal yang dikenakan yakni Pasal 365 ayat 5 KUHP tentang Pencurian Dengan Kekerasan Mengakibatkan Kematian, Pasal 338 KUHP, Pasal 285 KUHP dan Pasal 351 ayat 3 KUHP yang ancaman hukuman penjaranya maksimal seumur hidup.

---------
Sumber: AyoBogor.com
Penulis: Fira Nursyabani
Editor : Fira Nursyabani

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Meningkatkan Kapasitas Perempuan Muda, PDNA Garut Selenggarakan Perkaderan Formal

    Berita Nasyiah Kab Garut  di  Garut Kota, Garut  |  28 Feb 2021
  2. 6
    Komentar

    GRESIK MENJADI BAGIAN DARI 4200 PESERTA PELATIHAN E.LEARNING

    siti fitriah  di  Kebomas, Gresik  |  26 Feb 2021
  3. 3
    Komentar
  4. 2
    Komentar

    Kemantren Mergangsan Berupaya Tertibkan PKL Sepanjang Jl. Taman Siswa

    Emma Dewi  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 Feb 2021