PMI Banyuwangi Gelar Workshop Keberlanjutan Program Kesiapsiagaan Bangun Sinergitas Instansi Terkait

5 0 485
Gambar untuk PMI Banyuwangi Gelar Workshop Keberlanjutan Program Kesiapsiagaan Bangun Sinergitas Instansi Terkait
Banyuwangi memiliki 189 Desa dan 28 Kelurahan, Program Kesiapsiagaan bencana ini harus di implementasikan pada 217 Kelurahan/ Desa. di Banyuwangi" ungkap Pak Sekda Banyuwangi saat membuka kegiatan Workshop yang digelar PMI di Dialoog Hotel 27 Mei 2021.

Dalam pembukaan Workshop Strategi Keberlanjutan Program Kesiapsiagaan Gempa bumi, Pengurus PMI Kab Banyuwangi Hariadji Sugito menyampaikan "Kegiatan workshop ini adalah puncak kegiatan dari program Kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi kerjasama dengan Palang Merah Amerika", terang beliau.

Menurut Perwakilan PMI Provinsi Jawa Timur Drs. Edi Purwinarto, MSi menyampaikan " Budaya Antisipasi terhadap bencana gempa bumi adalah dalam rangka mengurangi resiko bencana yang akan menimpa." Jelas beliau.

Dalam workshop Pak Yayan dari Bapeda mengatakan Beliau juga mengucapkan terimakasih banyak karena PMI telah membantu pemerintah dalam penangan covid19." tegasnya.

Pelaksanaan program dilaksanakan di 2 kelurahan yang berbeda yaitu Mojopanggung dan Taman baru. Tri Kusuma Jaya S.STP selaku Lurah Mojopanggung menyampaikan akan siap memberikan vasilitas dan support demi kesuksesan PMI mencapai tujuan progam.

Pak Teguh Wibowo selaku Kasubid PRB PMI Pusat menyampaikan ucapan terima kasihnya pada seluruh peserta atas masukan dan kontribusinya untuk kegiatan. "Semoga pada hari ini mendapat hasil menjadi sebuah dokumen yang menjadikan Banyuwangi lebih baik ke depan." terang beliau.

DM Manager Palang Merah Amerika Muchrizal Harris mengatakan " Akan ada hasil dan kesepakatan dalam pertemuan ini. Harapannya first respond nanti adalah masyarakat" terangnya. Dan Pak Harris merasakan adanya atmosfir baik , karena apa yang diharapkan sudah tersusun ." jelasnya.

Ada 10 hal yang disampaikan Pak Yayan dari Bapeda , dalam mendukung keberlanjutan program. Kesimpulan dari banyak hal yang disampaikan adalah Pertama Petunjuk penggunaan ADD dan DD wajib menganggarkan untuk kebencanaan dan relawan, kedua Sinergitas sebaiknya melibatkan instansi/ pihak pihak terkait program seperti BMKG, Baznas, Dinsos, BPBD dan instansi terkait lainnya. Dan satu hal yang sangat menarik di nomer 8 yaitu Pak Yayan menyebutkan " Sebaiknya program dikembangkan di sekolah sekolah." Imbuhnya.

Perwakilan Sibat relawan PMI dari masing2 kelurahan diberikan waktu menyampaikan paparan Best practise dan rencana kerja ke depan. Sibat Mojopanggung dalam paprannya mengucapkan banyak terimakasih pada PMI karena program ini banyak masyarakat memiliki pengetahuan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi, meningkatnya perubahan prilaku meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan dan meningkatnya kapasitas para sibat, terimakasih juga karena program Kelurahan Mojopanggung memiliki Peta resiko dan SOP penyelamatan diri terhadap bencana gempa bumi dan 2 pemodelan rumah aman gempa yang siap dikunjungi untuk referensi dan pembelajaran. "

Di akhir sesi peserta workshop diberikan waktu diskusi untuk saling bersinergi dalam mencapai sebuah kesepakatan hingga tercapai sebuah kesepakatan.

#pmibanyuwangi
#pmisiapbantu
#sibatmojopanggung
#palangmerahamerika

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar