PMI BANYUWANGI BENTUK SIBAT GUNA MENINGKATKAN KAPASITAS MASYARAKAT DAERAH RAWAN BENCANA

2 0 225
Gambar untuk PMI BANYUWANGI BENTUK SIBAT GUNA MENINGKATKAN KAPASITAS MASYARAKAT DAERAH RAWAN BENCANA
Guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam upaya kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana terutama bagi wilayah desa yang rawan bencana, PMI Kabupaten Banyuwangi mengadakan Pembentukan dan Pelatihan Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) di Desa Sumberkencono Kec. Wongsorejo.

Acara dibuka oleh Kepala Markas PMI Kab. Banyuwangi Drs. Sutiyono pada tanggal 18 November 2021 pukul 08.30 wib yang ditandai dengan penyematan tanda peserta. Beliau menyampaika sasaran Pelatihan SIBAT adalah perwakilan masyarakat yg sudah dipilih oleh pemerintah desa yang terdiri dari Unsur Tokoh Masyarakat, Badan Perwakilan Desa, Linmas, PKK, Karang Taruna, Kader Posyandu dan perwakilan perangkat Desa sebanyak 30 orang.

Pembukaan juga dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan Wongsorejo yg diwakili oleh Sekcam selaku Ketua PMI Kecamatan. Dalam sambutannya beliau berharap agar peserta mengikuti pelatihan sampai selesai dan berterima kasih kepada PMI Kabupaten yang sudah memberikan transfer ilmu terkait kebencanaan kepada warga Desa Sumberkencono.

Materi Pelatihan disampaikan oleh Fasilitator KBBM PERTAMA PMI Kab. Banyuwangi sesuai dengan kurikulum KBBM PERTAMA yang meliputi Pengantar Pelatihan, Sejarah, Prinsip Dasar dan Lambang, Menjadi Relawan PMI, Pengantar KBBM PERTAMA, Konsep, Strategi dan Pendekatan KBBM, Dasar Dasar Pemetaan, Pengorganisasian Masyarakat, Penyadaran masyarakat terhadap resiko Bencana, Vulnerability and Capacity Assessment (VCA), Participatory Rural Appraisal (PRA), Pertolongan Pertama, EWS Early Warning Sistem serta simulasi atau Praktek.

Narasumber PMI Banyuwangi
#pmibanyuwangi
#pmipropjatim
#pmipusat

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar