Pesan Pengasuh Ponpes Darul Ihsan Menganti di Tengah Meningkatnya Pandemi Covid-19 di Indonesia

30 9 3455
Gambar untuk Pesan Pengasuh Ponpes Darul Ihsan Menganti di Tengah Meningkatnya Pandemi Covid-19 di Indonesia
Gresik-Penyebaran Virus Covid-19 mengalami lonjakan yang cukup signifikan di Negeri tercinta Indonesia terutama pada pertengahan tahun 2021 (Juni-Juli). Varian delta menjadi salah satu varian yang mendomonasi penyebarannya di berbagai elemen masyarakat. Sebagaimana data dari JHU CSSE COVID 19, per tanggal 9 Juli kasus baru Covid-19 di Indonesia mencapai angka 38.124 dengan rata-rata dalam 7 hari terakhir adalah 32.424.

Indonesia tidak dalam keadaan baik-baik saja. itulah tagar (#) yang sangat mendominasi dibeberapa media sosial. saat ini seluruh elemen dari pemerintah, keamanan, kyai dan organisasi masyarakat berusaha mencarikan solusi dan sumbangsih tenaga, fikiran dan harta untuk saling menguatkan dalam menghadapi wabah virus Covid-19. Disisi lain, masyarakat bawah dibingungkan dengan banyaknya kabar hoax yang cenderung melemahkan kewaspadaan di masyarakat.

Gerakan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjahui Kerumunan dan Membatasi mobilitas dan interaksi sosial) yang menjadi salah satu usaha pencegahan virus Covid-19. Namun, sangat disayangkan saat ini sudah banyak masyarakat yang mengabaikan, sehingga dalam proses penangganan penyebaran Virus Covid-19 sangat lambat. sejalan dengan fakta tersebut pemerintah negara Indonesia mengambil langkah kongkrit dengan memberlakukan PPKM darurat sejak 3 - 20 Juli 2021.

Menanggapi beberapa polemik yang terjadi di tengah masyarakat, mulai dari kecemasan penyebaran Virus Covid varian Delta hingga kritik masyarakat kecil yang terdampat aturan PPKM darurat. Salah satu pengasuh pondok pesantren di kota santri Gresik, yaitu KH. Mulyadi, MM (Pengasuh pondok pesantren Darul Ihsan Menganti Gresik), memberikan penguatan dan edukasi terkait wabah Covid kepada seluruh elemen masyarakat. Berupa penguatan 4 pilar yaitu (Bagus Niat'e, Mantep Yakin'e, Tambah Syukur'e dan Ikhlas Ibadah'e), syi'ir jawa tersebut di ciptakan pribadi oleh sosok KH. Mulyadi, MM. sebaimana unggahan pada channel you tube Nizam Al-Faruq: https://youtu.be/Y_PNbqZOe-g.

Pengasuh pondok pesantren Darul Ihsan, memberikan gambaran tentang proses aplikatif dari 4 pilar di dalam menghadapi wabah virus Covid-19.
1. Bagus niat'e (bagusnya niat) sebagaimana yang terjadi saat ini virus Covid-19 yang semakin merajalela menyerang lapisan masyarakat tanpa memperdulikan ras, agama maupun budaya. Sehingga salah satu konsep mendasar yang harus dimiliki oleh individu adalah "Bagus Niat'e", yaitu dengan terus berusaha berbaik sangka kepada seluruh ketentuan Allah, serta meyakini apapun yang sudah di takdirkan oleh Allah pasti memberikan kemaslahatan meskipun dalam bentuk ujian. Selalu meyakinkan adanya hikmah dibalik musibah yang diturunkan Allah kepada hambaNya.

2. Mantep Yakin'e (Kemantapan dalam keyakinan), salah satu unsur yang tidak dapat di pisahkan dengan konpes "bagus niat'e", karena proses keyakinan di tengan wabah Virus Covid-19 harus terus ditumbuhkan, keyakinan berupa tidak adanya pertolongan yang sangat abadi kecuali pertolongan Allah kepada hambanya, yang harus terus di pupuk pada hati setiap individu, karena selain ikhtiar berupa 5 M dan meningkatkan imun, masyarakat perlu edukasi dalam meningkatkan iman.

3. Tambah Syukur'e (Menambahkan syukur kepada Allah). Kehidupan terkadang tidak menentu , namun harus di yakini bahwa ketentuan tersebut adalah pemberian terbaik dari Allah. Maka, sebagai hamba yang tahu diri, sudah seharusnya untuk terus bersyukur kepada Allah. Terlebih di massa penyebayan wabah Covid. bagi masyarakat yang diberikan kesehatan wajib hukumnya bersyukur kepada Allah. Namun, bagi masyarakat yang saat ini diuji oleh sakit, hendaknya masyarakat terus bersabar dengan ikhtiar dhohir dan bathin. Sebagaimana satu pesan yang masyhur dari KH. Abdul Hamid (Pasuruan) bahwa penyakit adalah tamu, ada saatnya dia datang dan ada saatnya pula dia pergi. Namun ,yang perlu diingat bahwa tamu datang dengan memberiman keberkahan masing-masing.

4. Ikhlas Ibadah'e (keikhlasan dalam beribadah), ikhlas menjadi treatmen tertinggi seorang hamba kepada tuhanNya, Suatu yang tidak tampak. Namun, perlu dilatih secara terus menerus terutama dalam beribadah kepada Allah dengan selalu mengharapkan ridha Allah. Maka, di masa pendemi yang semakin naik. Mari, terus meningkatkan intensitas ibadah mendekatkan diri kepada Allah seikhlas mungkin. Sebagaimana tiga konsep sebelumnya, konsep ikhlas ibadah'e sebagai wasilah kita untuk terus menjalankan perintah Allah dengan hati tanpa beban dan keterpaksaan, menerima qodho dan qodar Allah dengan penuh kesenangan. Karena, hidup dan mati hamba sudah diatur oleh sang pencipta. Sebagaimana firman Allah dalam surat al-Ankabut:
كُلُّ نَفۡسٍ۬ ذَآٮِٕقَةُ ٱلۡمَوۡتِ‌ۖ ثُمَّ إِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (QS. Al Ankabut : 57)".

Keberadaan konsep 4 pilar di atas, diharapkan menjadi solusi di tengah masyarakat terutama pada momen meningkatnya virus Covid di Indonesia." tutup beliau (10/07/2021)

Pesan di atas, mengingatkan bahwa pada diri manusia tidak hanya diliputi yang bersifat fisik (dhohir). Namun, manusia juga mempunyai sisi non fisik (bathin) yang juga memerlukan stimulus. Maka, tetap menjaga protokoler kesehatan 5M adalah kunci dalam menangani wabah Covid-19. Serta tetap berdoa kepada Allah adalah kunci keyakinan, sebagaimana hadis dari kitab at targhib wat tahib lil mundziri (2/315) :
وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم  الدعاء سلاح المؤمن وعماد الدين ونور السموات والأرض  رواه الحاكم وقال صحيح الإسناد ورواه أبو يعلى من حديث علي.

Doa adalah senjatanya orang beriman, tiangnya agama dan cahayanya langit dan bumi. Sehingga, dengan 4 pilar di atas diharapkan manusia manjadi kuat imun dan mantap iman. (Kontributor: Muhamad Arif).

Disadur pada Tausiyah KH. Mulyadi, MM Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ihsan Menganti

  9 Komentar

Tulis komentarmu...

hamba allah
Tamu
jgn lupa sholat wan kawan, sholat ga harus diumur tua
Asyaroh
Tamu
Matur sembah nuwun tausianipun romo yai.. Mugi2 romo yai beserta keluarga, dan seluruh jajaran ustadz ustadzah dan seluruh keluarga besar santriwan santriwati serta seluruh wali santri PPDI selalu diparingi kesehatan lahir batin..Barokah barokahi manfaat manfaati.. 🤲🤲
Dwi nur khafidatun nisa'
Tamu
bismillah, alhamdulillah dengan Izin Allah bisa menerima pesan pesan dari ponpes darul ihsan .semoga kita dikuatkan atas wabah yang tejadi selalu berbuat baik dan memohon ampunan atas kesalahan yang pernah kita lakukan baik dari dosa yang disengaja maupun yang tidak disengaja
Indah Kurotul Latifah
Tamu
Sae ustad👍👍👍👍dados ati adem membacanya
Matur nuwun ustad tausiyah yg njenengan haturkan.....Mugi kagem sedoyo kelurga panjenengan tansah pinaringan pnjg umur kesehatan lahir&batin...Aamiin
Sumarto
Tamu
Inilah sebenarnya yang kita butuhkan.....wejangan yang menyejukkan
Cholifatin nasucha
Tamu
Matur nuwun Abah yai tausiyah yg njenengan haturkan.....Mugi kagem sedoyo kelurga panjenengan tansah pinaringan pnjg umur kesehatan lahir&batin...Aamiin
Umi mufarihah
Tamu
Matur suwon sanget abah yai...mugi panjenengan sekeluarga tansah pinaringan kesehatan lan panjang umur, amiin ya robbal alamin🤲🤲
Ali rodhi al wafa
Tamu
Sami'na wa atho'na yai...
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. VAKSINASI INDONESIA BANGKIT


Komentar Terbanyak

  1. 10
    Komentar
  2. 4
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar