Penyepakatan Piloting Metode TongKAT di Dangerakko Suksek Digagas YBS Palopo

0 0 201
Gambar untuk Penyepakatan Piloting Metode TongKAT di Dangerakko Suksek Digagas YBS Palopo
PALOPO – Sosialisasi inovasi Tong dan Kotak Ajaib Terpadu (TongKAT) dan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) kembali digagas Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) Palopo, Jumat (17/9/2021).

Pertemuan yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Dangerakko tersebut tidak lain dalam rangka penyepakatan piloting metode TongKAT di Kelurahan Dangerakko Kecamatan Wara Kota Palopo.

Pada pertemuan itu, dihadiri langsung para RT, RW, LPMK dan kelompok Dasawisma Dangerakko serta anggota Forum Belajar Mapaccing (FBM) sebagai Learning Forum YBS Palopo.

Dalam sambutannya, Lurah Dangerakko, Adhy Dewantara mengapresiasi langkah YBS Palopo dalam mencegah timbulan sampah diwilayah administrasinya.

“Kita ketahui bersama bahwa, Kelurahan Dangerakko merupakan titik pusat aktifitas masyarakat,” katanya.

Terbukti bahwa wilayah Dangerakko merupakan tempat perputaran ekonomi masyarakat, tidak hanya warga lokal, melainkan dari luar daerah.

“Selain terminal, Dangerakko memiliki pusat niaga, tempat kuliner, ditambah keberdaaan perhotelan, perbankan dan beberapa kantor swasta,” ujar Adhy.

“Kita berharap dengan inovasi TongKAT ini, dapat mencegah semakin meluasnya titik timbulan sampah, khsusunya sampah organik atau rumah tangga” tambahnya.

Sementara itu, Ketua YBS Palopo siap memberikan kontribusi berupa inovasi diwilayah Dangerakko sebagai daerah percontohan pada program USAID Madani dimana YBS sebagai mitra utama dengan isu tematik “Tata Kelola Sumberdaya Alam Berbasis Pengelolaan Sampah”

“Besar harapan kita untuk mengajak masyarakat maupun aktivis pecinta lingkungan dalam menjaga kebersihan, khususnya dari sampah rumah tangga,” ungkap Abdul Malik Saleh.

Lanjut Ketua YBS, dalam penanganan sampah tidak cukup dengan mengandalkan konsep pengelolaan Reduce (Mengurangi), Reuse (Memanfaatkan) dan Recycle (Mengolah).

“Kita perlu menambahkan 2 R yaitu Regulate (Mengatur) dan Remind (Mengingatkan). Jika konsep 3 R+ 2 R terpenuhi maka masalah sampah dapat segera kita atasi sekaligus dalam rangka membantu pemerintah dalam penanganan sampah,” cetus Malik.

“Data DLHK, saat ini tidak kurang dari 60-70 persen keberadaan sampah rumah tangga TPA Mancani dan dihari tertentu mencapai 90-100 ton, dari daya tampung maksimal 80 ton,” tutupnya.

Diakhir kegiatan, testimoni terkait penggunaan sampai kepada tujuan dan hasil dari inovasi TongKAT dilakukan langsung salah satu anggota FBM, M. Taufiq Gurahman yang juga merupakan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Diketahui, inovasi lain dari TongKAT dapat menghasilkan pupuk cair organik sebagai penyubur tanaman, dari larva maggot juga baik untuk pakan ikan atau pakan ternak lainnya.

Sekadar penambahan dimana YBS Palopo yang beralamat di Jl. Batara Lattu (Eks. Jl. DR. Ratulangi) No. 92 A Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara Kota Palopo berdiri sejak 15 Januari 1997 di Palopo dan mendapatkan Akta Pendirian Notaris No. 6, tanggal 13 Juni 1998 dan SK KEMENKUMHAM No. AHU-0006245.AH.01.04. tanggal 3 April 2020 di Jakarta dan Surat Terdaftar KESBANGPOL No. 220/002/Bakesbangpol/IV/2020, tanggal 21 April 2020.

YBS Palopo dalam visinya Mewujudkan tata kelola pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) berbasis masyarakat, kearifan lokal dan berkelanjutan; dan Misi; Mewujudkan tata kelola hutan, lahan, pesisir laut dan danau berbasis masyarakat inklusif dan berkelanjutan; Membangun kolaborasi para pihak dalam mewujudkan, pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan; Mewujudkan kedaulatan pangan berbasis kearifan lokal dan berkelanjutan; dan Mewujudkan peningkatan SDM yang berkualitas dan berkarakter. (EK)

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 4
    Komentar

    PMI Tebing Tinggi Salurkan Bantuan Korban Banjir

  3. 4
    Komentar
  4. 4
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak