Pentingnya Berbagi Hasil Kunjungan Belajar di Internal Organisasi

1 0 254
Gambar untuk Pentingnya Berbagi Hasil Kunjungan Belajar di Internal Organisasi
Hasil kunjungan belajar yang difasilitasi oleh Provincial Support Program (PSP) Program USAID-MADANI Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) dari tanggal 2 hingga 4 Agustus 2021 lalu terkait pengelolaan keuangan, perencanaan strategis, fundrsing dan enggagment dengan pemerintah, pengelolaan media dan informasi serta kampanye yang dilakukan Tribun Timur, dan melakukan praktek langsung di kantor PSP LSKP, akan dishare di internal Perkumpulan Wallacea.

Hasil kunjungan tersebut akan disampaikan Ridwan Annawawi, rencanya hari ini, Kamis, 12 Agustus 2021. Menurut Ridwan Annawawi, berbagi pengetahuan dari hasil kunjungan dibeberapa lembaga yang ada di Makassar kepada teman-teman di Perkumpulan Wallacea sangatlah penting. Selain, memberi pengetahuan baru bagi dirinya secara pribadi, juga memberi masukan-masukan segar kepada kawan-kawan di lembaga, dan mengambil nilai baik dari hasil belajar itu. ‘’Harapannya menyesuaikannya dengan kebutuhan lembaga dalam menjalankan dan mendinamisasi program yang ada,” ujarnya.

Meski di masa pandemi, kegiatan dilakukan dengan memakai standar prokes sehingga digelar secara hibrid dan kunjungan langsung, Seperti apa kunjungan belajar tersebut? Dalam laporan internal yang ditulis Ridwan, kegiatan dipandu langsung oleh Yudha Yunus seorang fasilitator senior yang juga Direktur Eksekutif LSKP. Kegiatan dibuka Nawir SikkiSenior FC Sulsel.

Menurut Nawir Sikki, kegiatan tersebut sebagai konsolidasi sesama CSO mitra MADANI di 6 kabupaten dengan berbagai isu tematik, yakni Perkumpulan Wallacea Kabupaten Luwu Utara, Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) Palopo, Daun Hijau Kabupaten Barru, Yasmib Sulawesi dan Lecrak Kabupaten Pangkep, Institute of Communiti Justice Kota Makassar dan Nasyiatul Aisyiyah Bulukumba.

Selain itu, kegiatan ini bermaksud mengajak semua mitra untuk melihat langsung praktek baik dalam pengelolaan keuangan, perencanaan strategis yang dilakukan BaKTI, mengembangkan fundrsing, enggagment Pemerintah Makassar dan CSR Unilever dalam pengelolaan Bank Sampah dari Yayasan Peduli Negeri (YPN), membangun kerjasama media, tips memanfaatkan rubrik-rubrik yang disediakan Tribun Timur, pengelolaan media dan informasi serta kampanye yang dilakukan LSKP sekaligus praktek langsung di Talkshow terhadap isu tematik.

Berbagi diinternal lembaga harus dibudayakan, sambung Ridwan menyampaikan pesan fasilitator Yudha Yunus dan senior FC Sulsel Nawir Sikki yang mengharapkan supaya setiap hasil dari peningkatan kapasitas yang sudah diikuti staf harusnya ditransformasikan kepada teman-teman di lembaga supaya menjadi pengetahuan dan pembelajaran bersama. Terkesan budaya bagaimana sebelum berangkat ikut kegiatan apapun itu, baik pelatihan, workshop, diskusi terarah, sampai kunjungan belajar supaya mempelajari temanya. Berusaha mencari bahan bacaan yang akan dibahas supaya ada pengetahuan awal. Selanjutnya, apa pelajaran pentingnya, dan memikirkan apa yang perlu untuk lembaga ke depan sehingga setelah pulang harus berbagi kepada yang lain.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 4
    Komentar

    PMI Tebing Tinggi Salurkan Bantuan Korban Banjir

  3. 4
    Komentar
  4. 4
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak