Penguatan Kapasitas; Stop Angka Kematian Ibu dan Anak - Relawan Pendamping Ibu Hamil (SAKINA RAPIH)

0 0 103
Gambar untuk Penguatan Kapasitas; Stop Angka Kematian Ibu dan Anak - Relawan Pendamping Ibu Hamil (SAKINA RAPIH)
Dalam mendukung upaya dan langkah pemerintah pada percepatan penurunan AKI AKB di Kab Garut, maka piloting tematik pada program Madani berdasarkan analisa masalah, analisa tujuan dan prioritas solusi yang disepakati, akan diarahkan pada upaya kolaboratif multi pihak dengan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mendukung kinerja pemerintah dalam memantau dan mendampingi keselamatan ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu menyusui. Keberadaan Relawan Pendamping Ibu Hamil melalui langkah modelling di 2 desa (Desa Haurpanggung dan Desa Jayaraga) diharapkan bisa menjadi salah satu garda terdepan yang bergerak di tatanan grass root.

Maka untuk menyiapkan rencana tersebut di awali dengan menguatkan kapasitas SATGAS SAKINA RAPIH melalui Pelatihan. Pelatihan bagi relawan ini dilaksanakan pada 29 - 30 Oktober 2021. Pelatihan ini sebagai proses pembentukan konstruksi berpikir relawan yang mampu membaca, membantu mengidentifikasi problem kegawatdaruratan Ibu Hamil, Ibu melahirkan dan Bayi Baru lahir semenjak dini sebelum terlambat, memetakan potensi resiko tinggi, menawarkan solusi dan prevensi dalam bentuk arahan, masukan dan advokasi kepada keluarga yang memiliki Ibu Hamil, Ibu melahirkan dan Bayi Baru lahir.

Adapun tujuan dari pelaksanaan PELATIHAN SAKINA RAPIH adalah :
1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan RELAWAN dalam merespon dan melakukan upaya preventif terhadap kegawatdarutan rujukan ibu hamil dan bayi baru lahir melalui Pendampingan SATGAS SAKINA RAPIH yang akan dilaksanakan.
2. Meningkatkan literasi RELAWAN dalam melakukan pendampingan ibu hamil dan keluarga terkait risiko tinggi kehamilan, pasca melahirkan, dan bayi baru lahir melalui Edukasi dari SATGAS SAKINA RAPIH
3. Memperkuat Fungsi dan Peran Lintas Sektor diantaranya Desa Siaga KIBBLL yang berperan untuk Kesehatan Ibu hamil dan Bayi Baru Lahir, SATGAS AKI/AKB tingkat Kab, IBI, Dinkes Kab Garut, Bappeda Kab Garut, Lembaga Pilantropi dan Dukungan dana CSR perusahaan yang beroperasi di Kab Garut.

Kualifikasi Materi yang diberikan pada pelatihan SAKINA RAPIH diantaranya terdiri dari :

A. MATERI PENGUATAN RELAWAN :
1. Keluarga dan Isu Kesehatan di Masyarakat oleh (Kepala Puskesmas Tarogong Kidul)
2. Komunikasi Efektif dalam Pendampingan di Masyarakat (Lead Partner Program PDNA Garut)
3. Edukasi ibu hebat dalam menjaga kehamilan & Edukasi ibu hebat dalam P4K/ amanat persalinan (Yayasan IBI Kab.Garut)

B. MATERI WAWASAN DAN SKILL RELAWAN :
1. Pengenalan Kasus kegawatdaruratan pada ibu dan bayi baru lahir & Sistem rujukan Kegawatdaruratan pada ibu dan bayi Baru Lahir (Bidan Koordinator Kecamatan)
2. Penggunaaan buku KIA oleh RAPIH sebagai Media Komunikasi dan Pendampingan (Yayasan IBI Kab.Garut)
3. Peran dan Fungsi SATGAS SAKINA RAPIH di Desa (Simpul Belajar FAASIH)

Adapun PERAN, FUNGSI, DAN KOMPETENSI yang diharapkan setelah Pelatihan adalah :
1. SAKINA RAPIH dapat berperan sebagai relawan pada kegiatan pendampingan Ibu Hamil dan Ibu Melahirkan di wilayah kerjanya masing-masing.
2. SAKINA RAPIH mempunyai fungsi yaitu melakukan fasilitasi kegiatan pendampingan Ibu Hamil dan Ibu Melahirkan di wilayah kerjanya masing-masing.
3. SAKINA RAPIH memiliki Kompetensi untuk menjalankan fungsinya dengan kemampuan :
a. Menjelaskan konsep dasar keselamatan Ibu Hamil dan Ibu Melahirkan.
b. Meningkatkan kepedulian masyarakat dalam hal kewaspadaan , kesiapsiagaan dan kegawatdaruratan Ibu Hamil dan Ibu Melahirkan.
3. Melakukan komunikasi, advokasi, fasilitasi dalam merespon kasus Kegawatdaruratan Ibu Hamil dan Ibu Melahirkan.

Dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut dan Ibu Camat Tarogong Kidul, kegiatan Pelatihan berjalan selama 2 hari dengan lancar. Pelatihan ini diikuti oleh 11 Relawan yang terbagi dari 2 Desa Modelling. Masing-masing relawan akan mendampingi sejumlah ibu hamil berbasis RW. Mereka dibekali instrumen Pencatatan data faktual Ibu Hamil dan Buku KIA dalam melaksanakan peranan pendampingannya di masyarakat.

-RSR-

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Penyerahan Bantuan Kursi Roda Kepada Warga


Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak

  2. 8
    Komentar

    4 KEBUTUHAN ANAK YANG WAJIB DIPENUHI ORANG TUA

  3. 7
    Komentar
  4. 5
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat