Penguatan Kapasitas SB MABACA Tahun Kedua

1 0 190
Gambar untuk Penguatan Kapasitas SB MABACA Tahun Kedua
Melanjutkan program USAID-MADANI di Pangkep, Sulawesi Selatan tahun kedua, Lead Partner (LP) Lembaga Demokrasi Celebes (LEKRAC) melakukan fasilitasi penguatan Learning Forum (LF) Simpul Belaja MABACA.

Muh Hidayat dari District Support Program (DSP) YASMIB Sulawesi yang memfasilitasi jalannya mentoring penguatan kapasitas mengatakan jika proses sudah pada tahap penyusunan rencana strategis.

“Pada tahun pertama draf AD/ART sudah ada sehingga sisa penyempurnaan, sedangkan renstra memang baru dilakukan sebagai persiapan kemandirian pengelolaan isu yang nantinya dikerjakan SB MABACA,” tukasnya usai fasilitasi.

Kegiatan mentoring ini berlangsung pada Senin (1/11) di kantor LEKRAC. Selain finalisasi AD/ART dan penyusunan renstra, juga dilakukan reposisi kepengurusan sebagai respons peremajaan sumber daya di tahun kedua.

SB MABACA yang menganut kepemimpinan presidium dengan tiga komposisi kolektif kolegial tetap mempertahankan tiga nama untuk menempati posisi presedium yakni Haniah dari LP2A, Firdaus AR dari LEKRAC dan Maskur yang mewakili GP Ansor.

“MABACA ini kan seperti koalisi OMS sehingga perlu menerapkan model kepemimpinan kolegial,” ucap Haniah disela fasilitasi. Keberagaman OMS dalam MABACA inilah yang mencuat dalam proses identifikasi analisis SWOT mengingat adanya keberagaman isu masing-masing OMS yang tergabung dalam MABACA.

Namun, masih menurut Kak Niah, sapaan akrab Haniah, melihat keberagaman tersebut bisa menjadi kekuatan sekaligus kelemahan.

“Kekuatan dan kelemahan ini sebenarnya dua sisi yang tak terpisahkan. Dibutuhkan memang pengelolaan strategis supaya bisa menepis kelemahan dan mengangkatnya menjadi kekuatan,” ucapnya.

Mengingat finalisasi penyusunan renstra tidak bisa dilakukan sekali duduk, akhirnya disepekati kembali jadwal untuk menyusun renstra dengan tugas di mana anggota melakukan pengisian template GESI (gender equality and social inclusion).

Pengisian template tersebut sebagai upaya melakukan identifikasi butir GESI dalam renstra dan juga template matriks penyusunan program. Dua isian template tersebut akan menjadi bahan diskusi dalam penyempurnaan renstra MABACA berbasis GESI.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar