Penggali Makam Di TPU Pondok Ranggon Terima Bantuan APD Hingga Beras⁣

5 0 209
Gambar untuk Penggali Makam Di TPU Pondok Ranggon Terima Bantuan APD Hingga Beras⁣
𝐏𝐞𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐢 𝐌𝐚𝐤𝐚𝐦 𝐃𝐢 𝐓𝐏𝐔 𝐏𝐨𝐧𝐝𝐨𝐤 𝐑𝐚𝐧𝐠𝐠𝐨𝐧 𝐓𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐀𝐏𝐃 𝐇𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐬⁣

Para penggali makam korban COVID-19 di TPU Pondok Ranggon menerima berbagai bantuan dalam penanganan jenazah korban COVID-19 dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jakarta Timur, Senin (4/1/2021). Adapun bantuan yang diberikan berupa 25 karung beras (5 kilogram per karung) dan APD (Alat Pelindung Diri) berupa 100 faceshield (pelindung wajah), masker, kacamata google dan alat-alat kesehatan lainnya.⁣

Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio, mengucapkan terima kasih dan berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam bertugas.⁣

“Mewakili pihak TPU Pondok Ranggon, Kami mengucapkan terimakasih atas kepedulian ACT kepada para penggali makam yang ada di sini. Semoga ini menjadi keberkahan bagi ACT, donatur serta relawan ACT,” ujar Fajar.⁣

Kepala Cabang ACT Jakarta Timur, Nurhijrah Muhammad, mengatakan, pemberian bantuan dan kunjungan ke TPU Pondok Ranggon kali ini dilakukan sekaligus penyerahan santunan dari dermawan yang dihimpun sejak September 2020. Bantuan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para penggali makam yang mengantarkan jenazah COVID-19 ke tempat peristirahatan terakhir.⁣

"Santunan ini merupakan amanah sahabat dermawan kepada beberapa perwakilan penggali kubur yang hadir,” ujar Nurhijrah.⁣

Photo :
Dokumentasi Kecamatan Cipayung⁣

Sumber :
Sudin Kominfotik Jakarta Timur
@kominfotikjt
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
#DKIJakarta #JakartaTimur #JagaJakarta

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)

  2. Dewata Kite Festival (Festival Layang-layang Pulau Dewata)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar