Pemkab Bogor Bentuk Tim Terpadu untuk Atasi Kekeringan

1 0 75
Gambar untuk Pemkab Bogor Bentuk Tim Terpadu untuk Atasi Kekeringan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah membentuk tim khusus untuk menangani bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Bogor. Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor memprediksi kemarau panjang di wilayah tersebut akan berlangsung hingga akhir Oktober 2019.

"Tadi sepakat dibentuk tim terpadu untuk menyusun blue print penanganan bencana daerah ke depan. Saya minta ke Pak Yani Hassan (Kepala BPBD Kabupaten Bogor) draft SK-nya paling cepat Agustus ini sudah jadi," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin di Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (14/8/2019).

Menurut dia, tim dari berbagai unsur yang terkait dengan bencana kekeringan ini tidak hanya bekerja mengatasi kekeringan di tahun ini, melainkan juga menangani kekeringan jangka menengah, hingga jangka panjang.

Beberapa instansi yang akan masuk ke dalam tim ini seperti BPBD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pertanian, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sekretariat Daerah (Setda), serta yang lainnya.

"Kita minta BPBD membentuk SK tim semacam blue print untuk menangani kekeringan. Ini harus ada kebijakan yang komprehensif, kita akan mencoba menyusun blue print," kata Burhanudin.

Ia mengatakan bahwa Pemkab Bogor memerlukan solusi mengenai bencana kekeringan. Pasalnya, jumlah manusia terus bertambah di lahan Kabupaten Bogor yang terbilang terbatas. Burhan khawatir lahan-lahan pertanian yang mengering, malah diubah pemanfaatannya.

Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hassan, menyebutkan bahwa hingga tanggal 10 Agustus 2019 ada sebanyak 31 desa yang tersebar di 17 kecamatan Kabupaten Bogor mengalami kekeringan.

"Prediksi jumlah kecamatan (terdampak kekeringan) bertambah, jumlah desa juga bertambah. Paling parah di Kecamatan Jonggol dan Parungpanjang," ujar Yani Hassan.

---------
Summer; AyoBogor.com
Penulis: Fira Nursyabani
Editor : Fira Nursyabani

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Meningkatkan Kapasitas Perempuan Muda, PDNA Garut Selenggarakan Perkaderan Formal

    Berita Nasyiah Kab Garut  di  Garut Kota, Garut  |  28 Feb 2021
  2. 6
    Komentar

    GRESIK MENJADI BAGIAN DARI 4200 PESERTA PELATIHAN E.LEARNING

    siti fitriah  di  Kebomas, Gresik  |  26 Feb 2021
  3. 3
    Komentar

    Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid-19 di Kemantren Mergangsan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Mar 2021
  4. 3
    Komentar