OMS Dorong Collaborative Governance Melalui Penyepakatan Pemodelan Kelurahan Mandiri di Kota Madiun

4 0 201
Gambar untuk OMS Dorong Collaborative Governance Melalui Penyepakatan Pemodelan Kelurahan Mandiri di Kota Madiun
MADIUN (08/11/2021) – Yayasan Bambu Nusantara (YBN) bersama Forum Pembangunan Masyarakat Kota Madiun (Forpemma) telah menggelar pertemuan dengan Parapihak di Ruang Pertemuan Lt. 2 Beppelitbangda - Gedung Graha Kridha Praja. Pertemuan dipimpin oleh Elita Mardiani/Kabid Perencanaan Pemerintahan&Pembangunan Manusia (Bappelitbangda Kota Madiun), dibantu Kadaryono (Forpemma) sebagai moderator acara. Peserta yang hadir 18 orang dari OPD : Bappelitbangda, Bakesbangpol, Disperindag, Disnaker KUKM, Kominfo, Disbudparpora, Kec. Taman, Kelurahan Taman dan Demangan, Field Coordinator USAID-MADANI, Organisasi Masyarakat Sipil ada 4 orang anggota Forpemma (WKR, Lempung, Lesse & YBN), CSR (PT. INKA dan Bank Jatim) serta akademisi dari Univ. Muhammadiyah Madiun.

Pertemuan bertujuan menindaklanjuti Workshop Collaborative Governance pada tgl 26/02/2021 di Kota Madiun yg menghasilkan Nota Kesepakatan Multistakeholder dukungan Program Kelurahan Mandiri. Sedangkan dalam pertemuan yang dilakukan pada tgl 8/11/2021 ini bertema “Lokakarya Penyepakatan Program Kolaborasi Parapihak Pemodelan Program Kelurahan Mandiri di 2 Wilayah Piloting (Kel. Taman & Demangan) Kec. Taman Kota Madiun Th. 2021”.

Kabid Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (Bappelitbangda) menyamakan pemahaman kembali terkait Konsep Kelurahan Mandiri. Elita memaparkan, “Program Kelurahan mandiri awalnya dipicu karena pandemi Covid-19 yang berdampak pada ekonomi global, khususnya Kota Madiun. Tahun 2020 mengalami peningkatan angka pengangguran, kemiskinan & penurunan angka harapan hidup. Ada 600 jiwa terdampak Covid yang notabene penduduk Kota Madiun hanya 200.000. Akhirnya ada pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat. Konsep ini sesuai dgn visi Walikota, harapannya Kelurahan bisa memanfaatkan potensi-potensi yg ada, bisa dimaksimalkan utamanya utk pemulihan ekonomi. Pembangunan Infrastruktur Lapak UMKM di 27 kelurahan merupakan tujuan Pemkot utk memberi stimulan/ sebagai modal tempat berusaha.

Disambung paparan PT. INKA, Bambang Ramadhiarto menyampaikan, “Dari program TJSL, Wilayah Madiun Raya ada 21 UMK yang bermitra dgn INKA, ada 2 UMK dari Kota Madiun. Kemungkinan program TJSL belum tersosialisasi dengan baik. Pada th 2021, realisasi program kemitraan UMK dgn INKA mengalami penurunan karena penurunan keuntungan selama Covid-19. Kesempatan tetap diberikan bagi UMKM yang butuh pinjaman dan binaan”

Direktur YBN merefresh hasil rekomendasi survey tematik program kelurahan mandiri, sinkronisasi ide solusi Forpemma melalui 3 fokus utama rencana aksi Peningkatan Kapasitas Warga utk Partisipasi dan Monitoring Program Kelurahan Mandiri di Kota Madiun, serta profiling di 2 area piloting. “Bappelitbangda sebenarnya berharap Forpemma melakukan 9 piloting kelurahan paling tidak 1 Kecamatan ada 2-3 kelurahan”, ulas Elita.

Titik S. (direktur YBN) menyampaikan, “Hasil survey tematik program kelurahan mandiri pada Bulan Februari di 9 kelurahan, telah diperoleh 4 prioritas permasalahan. Pada bulan Juli Forpemma berdiskusi dgn Bappelitbangda & menyepakati 2 wilayah piloting yaitu Kel. Taman& Demangan. 2 wilayah piloting dipilih untuk fokus step by step dari pelaksanaan modeling. Harapannya nanti bisa direplikasi ke kelurahan lainnya. Di Bulan Oktober, kami juga melakukan profiling/memotret kondisi lapak UMKM program kelurahan mandiri di 2 lokasi tsb.”.

Menurut M.S. Rizal (FC USAID-MADANI), “Karena kondisi UMKM di Kota Madiun terdampak Covid19, yang mampu pertama bangkit adalah dari sektor UMKM, maka disini menjadi perhatian prioritas Pemkot . Harapannya program ini harus kolaboratif, tidak bisa dilakukan hanya CSO dan Pemda, tetapi peran peting Private Sector, Ademisi, dan Media".

Ide solusi ini didukung Parapihak, peserta menyampaikan&menulis peran/kontribusinya untuk diakomodir. Acara diakhiri dgn penandatangan dokumen berita acara penyepakatan kolaborasi pemodelan program kelurahan mandiri di Kota Madiun.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar