Muslimat NU Pekalongan Ikuti Dialog Intern Umat Beragama Islam di Surakarta

Gambar untuk Muslimat NU Pekalongan Ikuti Dialog Intern Umat Beragama Islam di Surakarta
Kedungwuni – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Pekalongan mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah dengan tema kegiatan Dialog Intern Umat Beragama Islam Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2021 di Syariah Hotel Kota Surakarta pada Kamis – Jumat, 17-18 Juni 2021.

Dalam acara tersebut Kanwil Kemenag Jawa Tengah mengundang 43 peserta yang terdiri dari tokoh agama Islam dan organisasi keagamaan yang ada di Jawa Tengah.

Salah satu pemateri adalah Kepala - Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah Musta’in Ahmad, dihadapan peserta menyampaikan materi tentang Visi dan Misi Kementrian Agama.

“Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong” Kata Musta’in saat menyampaikan materi Visi Misi Kementrian Agama.

Lanjut Musta’in dalam materinya juga menjelaskan tentang Trilogi kerukunan umat beragama meliputi kerukunan intern umat beragama, kerukunan antar umat beragama dan kerukunan antar umat beragama dan pemerintah.

Sementara itu menurut Erlita Rismilliyana Sekretaris PC Muslimat NU Kabupaten Pekalongan usai mengikuti kegiatan mengapresiasi diadakannya acara tersebut, disampaikan bahwa dalam bermasyarakat dan beragama harus mengimplementasikan tawassuth (netral/moderat), i’tidal (tegak lurus) dan tasamuth (toleran) demi terciptanya kerukunan beragama.

“Acara dialog intern umat beragama Islam ini luar biasa dengan harapan dapat dilaksanakan bukan saja di tingkat provinsi namun bisa di breakdown ketingkat daerah bahkan sampai tingkat akar rumput atau desa” ucap Erlita.

Dalam acara tersebut Kementrian Agama berharap tokoh-tokoh Agama, tokoh masyarakat, aktivis organisasi keagamaan, tokoh pemuda lintas agama, tokoh perempuan lintas iman saling menjunjung kerukunan umat beragama, memelihara kerukunan, intern dan antar umat. Menabur benih-benih harmoni sosial toleransi ke semua lini kehidupan, semua aspek kegiatan masyarakat serta mendeteksi secara dini jika ada benih ketidak kerukunan.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 4
    Komentar

    PMI Tebing Tinggi Salurkan Bantuan Korban Banjir

  3. 4
    Komentar
  4. 4
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak