Menuju Pelayanan Puskesmas Ramah Disabilitas, Paguyuban ‘Ngudi Waluyo’ Dibentuk

0 0 137
Gambar untuk Menuju Pelayanan Puskesmas Ramah Disabilitas, Paguyuban ‘Ngudi Waluyo’ Dibentuk
Kajen – Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pelayanan Kesehatan di masyarakat. Oleh karena itu dalam menjalankan fungsinya terutama pelayanan kesehatan kepada masyarakat dibutuhkan standar pelayanan yang sama tanpa terkecuali kepada warga penyandang disabilitas.

Berkaitan dengan hal tersebut USAID MADANI melalui program Piloting dan Modeling Puskesmas Ramah Disabilitas di Kabupaten Pekalongan memfasilitasi pembentukan Forum Stakeholder sebagai salah satu bentuk solusi lokal dan sekaligus sebagai wadah representasi masyarakat sipil dalam mengawal dan membantu peningkatan kualitas Layanan Puskesmas Ramah Disablitas .

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan pada Rabu 10 November 2021 dan dihadiri 15 orang, yang terdiri dari unsur Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, perwakilan OMS, perwakilan Disabilitas, PKK, dan unsur Pemuda.

Dalam kegiatan ini sekaligus dilakukan “Diskusi Bedah Layanan Kesehatan Disabilitas di Puskesmas” dengan menampilkan dua Narasumber yaitu Didik Eko Ristanto, SST Kepala Puskesmas Karanganyar dan Ika Nella perwakilan dari Forum SERASI yang juga pengelola Sekolah Alam, sebuah Sekolah Inklusive untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus.

Diantara hasil diskusi tersebut adalah bahwa di Pekalongan sudah ada Perda No 2 tahun 2020 yang mengatur hak-hak penyandang Disabilitas yang memberikan kesempatan hak yang sama bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan hak-hak dasar seperti hak Pendidikan dan juga hak Kesehatan.

Untuk itu Puskesmas Karanganyar telah berkomitmen mengalokasikan sejumlah anggarannya dalam pemenuhan sarana layanan disabilitas, diantaranya untuk pengadaan toilet duduk , mempermudah akses jalan di lingkungan Puskesmas, dan juga akses komunikasi.

Diakhir acara peserta diskusi sepakat membentuk kelompok Paguyuban “NGUDI WALUYO” yang mempunyai makna “ Mencari Kesehatan/Keselamatan”.

Paguyuban tersebut diketuai oleh Sofwan Waluyo (unsur NU Kecamatan), Wakil Ketua Intan Indriani (PKK Kecamatan), Sekretaris Sutarno (Karang Taruna Kecamatan) Wakil Sekretaris Puji Wiyanti (unsur TSKK Kecamatan) serta sebagai anggota Kusni ( unsur Aisyiah),Munifah (unsur Muslimat), Siti Jamilah unsur PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indnesia), Hadi Sucipto (unsur Muhammadiyah), Mulyo Pranoto (unsur GP Ansor), Suyono dan Sholehudin dari Perangkat Desa.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar