Menjadi Pemuda Pencari Solusi, Bukan Pemaki-Maki

3 0 446
Gambar untuk Menjadi Pemuda Pencari Solusi, Bukan Pemaki-Maki
Besok, negeri tercinta kita akan memasuki usia yang 74 tahun. Walau sudah hampir satu abad kita merdeka, permasalahan-permasalahan dinegeri ini tentunya tak pernah selesai. Selama kita hidup, pasti akan selalu bertemu dengan masalah. Untuk itu, kita perlu SDM yang baik dalam menghadapi permasalahan yang datang silih berganti. Negeri kita sudah mulai memasuki bonus demografi, yang artinya jumlah penduduk produktif lebih banyak disbanding jumlah non produktif. Nah, SDM produktif inilah yang menjadi harapan kita dalam menyelesaikan permasalahan dinegeri ini. Mereka adalah para pemuda yang siap menjadi solusi atas permasalahan yang ada.

Ketika permasalahan datang, pemuda seharusnya tidak sibuk memaki-maki keadaan. Misalnya, masalah rendahnya minat baca. Pemuda seharusnya mulai mencari solusi yang kreatif guna menyelesaikan permasalahn tersebut. Salah satunya adalah dengan membangun Taman Baca Masyarakat (TBM). Dengan kegiatan yang inovatif dan edukatif, TBM ini akan menjadi solusi untuk memberikan kesadaran untuk menjadi pembelajar seumur hidup. Lalu bagaimana menjadi pemuda solutif?

1. Melatih kepedulian
Hal yang pertama dilakukan untuk menjadi pemuda solutif adalah belajar melatih kpedulian. Jika kita peduli dan merasa memiliki permasalahan, maka kita akan tergugah untuk mencari solusinya. Untuk itu perlu melatih kepekaan kita atas permasalahan yang ada.

2. Terus belajar
Belajar, belajar dan terus belajar. Hal ini akan meningkatkan kapasitas kita sebagi pemuda. Temuka apa yang kita sukai dan jadilah master dibidang tersebut. Sehingga dengan kapasistas yang kita miliki, kita mampu menjadi pemuda solutif.

3. Berkontribusi
Setelah peduli dan memiliki kapabilitas, langkah selanjutnya cobalah untuk berkontribusi. Setiap orang punya kemampuan masing-masing. Hal ini tentunya akan saling melengkapi dalam memecahkan berbagai permasalahan.

Sudah siap untuk menjadi pencari solusi? Mari awali dengan kepedulian, terus belajar dan cobalah berkontribusi. Semoga bermanfaat! #atmagobanten #pengembangandiri

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!