MENCETAK GENERASI QUR'ANI

0 0 170
Gambar untuk MENCETAK GENERASI QUR'ANI
Oleh : Muhammad Suhairi Abbas
(Pimpinan Pondok Pesatren Tahfizh Al Mumtaz Batu Bara)


“Aku tinggalkan kepada kamu dua perkara, kamu tidak akan tersesat selamanya selama kamu berpegang dengan kedua-duanya, yaitu kitab Allah(Al-Quran) dan Sunahku(Hadits).”(HR. Al Hakim)


Generasi Qurani adalah generasi yang menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup mereka, meyakini kebenaran Al-Quran, membaca, menghafal dan memamahinya dengan benar dan baik, serta mengamalkannya dalam seluruh aspek kehidupan mereka. Generasi itulah yang menjadi idaman bagi umat Islam kapan dan di mana pun mereka hidup dan berada.‎ Dengan Al-Quran ini juga Rasulullah berhasil mencetak sebuah umat yang kuat aqidahnya, benar ibadahnya, dan bagus akhlaknya serta tinggi peradabannya. Inilah generasi qurani.

Karenanya, jatuh bangunnya atau maju mundurnya umat Islam sangat tergantung dari pada jauh dekatnya umat dengan kitab sucinya, Al-Quran. Jika umat Islam benar-benar menjadikan Quran sebagai pedoman hidupnya niscaya umat akan maju, cerdas, jaya dan sejahtera. Karena Al-Quran akan menuntunnya untuk selamat dan sukses di dunia dan akhirat. Sebaliknya jika umat Islam jauh dari pedoman hidupnya maka kemunduranlah yang akan dialami. Bahkan hidupnya di dunia akan sempit dan sengsara di akhirat akan dikumpulkan dalam keadaan buta.

Generasi Qurani di zaman Rasulullah adalah generasi yang mengambil Al-Quran sebagai sumber utama kehidupannya. Sekaligus juga menjadi ukuran dan dasar berpikir mereka. Padahal bukan berarti ketika itu manusia tidak memiliki peradaban di bidang pengetahuan dan kebudayaan sama sekali. Malah saat itu peradaban Romawi beserta Persia sedang berada dalam masa-masa puncak kejayaannya.

Akan tetapi, Rasulullah membatasi genarasi pertama ini dari segala peradaban dan pemikiran yang telah ada pada waktu itu, padahal telah sedemikian maju. Itu karena beliau ingin membentuk generasi baru yang benar-benar hidup di bawah naungan Al-Quran. Tidak terkontaminasi sama sekali dengan pola pikir bangsa Romawi yang merupakan induk dari budaya materialisme. Juga bersih dari pengaruh budaya-budaya lainnya di sekitar jazirah Arab, seperti Persia, India, Yunani, serta Cina.

Mustahil Islam dapat menjelma menjadi sebuah peradaban baru, lepas dari pengaruh kebudayaan lainnya tanpa adanya sebuah manhaj baru yang mampu membebaskan umat manusia dari segala bentuk penghambaan terhadap sesama makhluk. Rasulullah hendak membangun generasi yang dapat menjadi suri teladan bagi seluruh umat manusia, dan itu berlandaskan nilai-nilai kemuliaan yang terkandung di dalam Al-Quran dan Sunnah.

Betapa generasi hasil didikan Rasulullah tetap mampu menjadi inspirasi bagi generasi-generasi berikutnya. Peradaban Islam yang dimotori generasi para sahabat ini mampu membentangkan sayap dakwah, mulai dari Andalusia, Maghribi, Mesir, Asia Tengah, hingga India. Semua berada dalam satu pemerintahan Islam, satu kejayaan yang jauh lebih besar dibanding peradaban pendahulunya, Romawi maupun Persia.‎

Dalam waktu yang sangat singkat, 23 tahun yaitu 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah. Rasulullah mencetak mereka sebagai generasi yang Allah Ridha dan mereka pun ridha kepada-Nya. Para sahabat merupakan "Al-Quran yang berjalan” karena senantiasa menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidupnya. Jika Al-Quran melarang mereka, segera mereka tinggalkan sebaliknya jika Al-Quran memerintahkan mereka, segera mereka melaksanakan.

Jika merujuk pada pesan Rasulullah, para orangtua sesungguhnya tak perlu khawatir dengan perkembangan dan perubahan zaman yang terjadi saat ini. Ditambah lagi dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat di zaman ini, yang membuat iman generasi muda goyah dan selalu terjerumus kedalamnya. Tidak lagi merasa malu mempertontonkan auratnya didepan khalayak ramai bahkan sudah menjadi kebiasaan dalam hidupnya, Naudzubillah ! Kuncinya, para orangtua membekali putra-putri mereka dengan Al-Quran.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. MALEAN SAMPI

  2. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)

  3. Dewata Kite Festival (Festival Layang-layang Pulau Dewata)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar