Mempersiapkan UKM ke Pasar Expor

4 0 247
Gambar untuk Mempersiapkan UKM ke Pasar Expor
DENPASAR, Indotimes.co.id – Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendorong International Council for Small Business (ICSB) Indonesia membangun UKM yang berorientasi ke pasar ekspor.

“ICSB harus fokus membidik pasar ekspor, karena jaringan pemasaran ICSB itu internasional, ada di seluruh dunia,” kata Puspayoga pada acara Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Koperasi dan UKM 2019 yang disinergikan dengan Rakernas Khusus ICSB Indonesia, di Kota Denpasar, Bali, Jumat (23/8).

Di acara yang juga dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjok Ace, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Walikota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diani, Walikota Denpasar Rai Mantra, Presiden ICSB Dunia Ahmed Osman, Chairman ICSB Indonesia Hermawan Kertajaya, Puspayoga mengatakan, pemerintah sudah memiliki program strategis pendorong UKM ekspor, yaitu Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE).

Dimana produk UKM yang memiliki bahan baku impor dengan tujuan ekspor, maka akan dikenakan tarif 0 persen. “Bea masuk impor dikenakan 0 persen, begitu juga dengan tarif ekspor 0 persen,” ujar Puspayoga.

Menkop dan UKM mencontohkan beberapa daerah yang memiliki kinerja ekspor bagus. Diantaranya, Bali (Bangli dan Denpasar), serta Jawa Tengah (Boyolali). “Dengan kita meningkatkan ekspor produk UKM, berarti kita turut membantu pertumbuhan perekonomian nasional. Saya berharap ICSB dan seluruh pelaku UKM di Indonesia bisa memanfaatkan program KITE,” ujar Puspayoga.

Bagi Puspayoga, bila kita fokus mengembangkan pariwisata, maka sama saja kita sedang meningkatkan produk UKM. Karena, sektor pariwisata itu selalu bergandengan dengan UKM. “Kalau kinerja sektor pariwisata meningkat, otomatis sektor UKM pun akan meningkat pula. Namun, semua itu kembali tergantung kepada kreatifitas kita semua, dalam memadukan pariwisata dan UKM,” kata Puspayoga.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!