Memperluas Jejaring Komitmen Petugas Ide Masyarakat Sipil

6 0 337
Gambar untuk Memperluas Jejaring Komitmen Petugas Ide Masyarakat Sipil
Pada hari Sabtu tanggal 5 Juni 2021 bertempat di UNS Inn Solo, telah berlangsung penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara Jurusan Sosiologi dengan KOMBES (Komunitas Belajar Madani Solo). Acara berlangsung sekira dua jam dari jam 10.00-12.00 WIB. Acara yang bertajuk pengembangan kemitraan dan kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Jejaring Masyarakat Sipil ini dihadiri oleh Kepala Program Studi Sosiologi Fisip Uns Bpk Dr Argyo Dermatoto, Dr. Ahmad Ramdhon dari Fisipol UNS, juga Dr. Akbarudin Arif koordinator Komunitas Belajar Madani Solo. Ikut berhikmat dalam acara itu 10 Direktur Civil Society Organization yang ada di Solo seperti Ibu Pamikatsih dari Interaksi, Bp. Eko Setiawan dari KOMPIP, Ibu Shoim dari Kakak, Ibu Retno dari Seroja, Bapak Tri Hananto dari SARI, Bapak Agus dari INRES, Ibu Rahayu dan Ibu Nila dari Spekham, Bapak Sinam dari JRKI, Bp Ramdhon yang juga mewakili Kampungnesia. Aktifis Senior Rahadi dari LPTP juga hadir dalam kesempatan itu.
Pembukaan acara diantarkan oleh Bapak Ahmad Ramdhon dengan menjelaskan bahwa acara ini dirancang bersama mas Akbar untuk melanjutkan dan memperluas pelibatan kemitraan yang telah dirintis diwaktu lalu. Penting juga untuk menumbuhkan wawasan sehingga mahasiswa bisa berempati dengan tepat menyikapi issue issue yang berkembang di masyarakat. Selanjutnya acara dibuka oleh Kepala Program Studi Sosiologi Fisip Uns Bpk Dr Argyo Dermatoto, M.Si. Dalam sambutannya Dr. Argyo menyampaikan bahwa kegiatan ini pada dasarnya untuk semakin memajukan kerjasama kerjasama antara Sosiologi UNS dengan LSM LSM di Kota Solo, yang sebetulnya sudah berlangsung lama. Dari sisi perguruan tinggi kegiatan ini juga dirancang sebagai tindak lanjut atas kebijakan Bapak Nadiem dengan arahannya tentang Kampus Merdeka. Pertemuan ini buat beliau sangat membahagiakan karena bisa bertemu dengan kawan kawan lama, aktifis NGO di Kota Solo.
Bp. Akbarudin Arif dari KOMBES menyambung sambutan dengan mengingatkan posisi aktifis CSO sejatinya adalah petugas ide masyarakat sipil. Dalam implementasi, identitas tematik bisa menjadikan kekhususan atas issue yang ditekuni. Tetapi satu issue ke issue yang lain itu tersambung ke dalam issue umum, perwujudan tatanan masyarakat sipil. Momentum kebersamaan dengan kampus bisa menjadi opportunity untuk sharing pengalaman maupun konsep konsep dan praktek. Secara tehnis hal ini bisa dilakukan dengan sharing resource, juga sharing ruang. Ada yang khusus, bisa saja dipahami sebagai sisi pragmatis dari CSO yang hadir hari ini untuk mendapatkan dukungan dari kampus, karena kampus sejatinya otoritatif dari sisi ruang produksi pengetahuan. Dalam penutup sambutan, Bp. Akbar menyampaikan semua pihak bertanggung jawab untuk memajukan nilai nilai masyarakat sipil. Akan luar biasa jika aktifis CSO yang notabene adalah Civil Society Ambassador bisa menularkan eksistensinya ke kampus dan ke tempat tempat yang lain sehingga makin banyak pengusung nilai nilai civilian. “Semua adalah tentang cerita kita, dan cerita kita bersama adalah mewujudkan tatanan masyarakat sipil, tutupnya.
Setelah acara sambutan sambutan dan berbagi harapan selesai, peserta dengan difasilitasi Bp. Ramdhon dan team melakukan penandatanganan nota kerjasama atau MoU dengan Kaprodi Sosiologi UNS. Dokumen MoU yang dipersiapkan ada dua jenis. Satu MoU antara Kombes dan Prodi Sosiologi. Lalu, satu dokumen lagi dipersiapkan untuk ditandatangani masing masing CSO anggota Kombes dengan Prodi Sosiologi. Cara itu dipilih untuk menatrapkan keberadaan KOMBES tidak menghilangkan dan justru memperkuat keberadaan organ organ pendukungnya. (Ditulis oleh team Madani Solo)

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 4
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat