Maraknya dana pinjaman dengan bunga selangit.

2 0 314
Di jaman yang serba instan ini, semua perlengkapan hidup atau keperluan hidup dari hal kecil sampai besar telah tersedia. Namun segala sesuatu itu tak semudah di dapat, ada harga yang harus kita bayar..
kebutuhan manusia akan penunjang kelangsungan hidup menjadi sangat di perlukan, mulai dari pendidikan, konsumtif, dan lain2..
Di jaman yang serba mahal ini tentu saja sangat menyesakkan sebagian masyarakat terutama warga yang hidupnya pas-pasan dan tergolong ekonomi lemah, haruslah bekerja ekstra untuk kebutuhannya. Pemerintah sebagai penolong telah teralisasi namun pemerataannya belum benar sehingga tak semua masyarakat indonesia dapat bagian dari bentuk pertolongan pemerintah.
Melihat kondisi yang sedang menghimpit kebutuhan masyarakat, hal ini di jadikan ladang oleh para pebisnis baik bisnis perorangan atau pun secara lembaga dengan dalih membantu atau tolong menolong, tetapi ada konsekwensi yang harus di pertaruhkan seperti adanya agunan, dan perjanjian-perjanjian lainnya.. Lebih ironis lagi adanya pemasangan bunga yang luar biasa selangit saat pihak nasabah bermasalah dlm hal pembayaran.
Saat terjadi permasalahan itulah segala bentuk tolong menolong pun menjadi sebuah pertengkaran dan masalah yg cukup serius.. hal ini banyak sekali terjadi di setiap daerah. Koprasi-koprasi konvensional banyak didirikan di mana-mana, tentu saja dengan bunga selangit.. Bukan itu saja, dari para pihak perorangan pun mereka ambil stategi untuk di jadikan bisnis tentu saja dengan melihat keuntungan-keuntungan yang menggiurkan.
penulis berharap dari pihak pemerintah memperhatikan hal itu.. Bangsa menginginkan maju, sejahtera, nyaman, namun tidak dengan jalan demikian, sebab hal itu adalah permasalahan yang tidak akan pernah selesei dgn waktu yg cepat.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. MALEAN SAMPI

  2. Dewata Kite Festival (Festival Layang-layang Pulau Dewata)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar

    RTAR VII PMII Fak.Tarbiyah Lahirkan Nakhoda Baru