LOMBOK UTARA MEMBENTUK POS PENGADUAN PEREMPUAN

2 0 55
Gambar untuk LOMBOK UTARA MEMBENTUK POS PENGADUAN PEREMPUAN
Dinas Sosial, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, berhasil membentuk Pos Perlindungan Perempuan sebagai bentuk nyata kepedulian dan perhatian terhadap penanganan korban kekerasan dalam rumah tangga. PPP ini diresmikan oleh Asisten III Setda Kabupaten Lombok Utara, H Melta, bersama Direktur Lembaga Pemberdayaan Sumber Daya Mitra (LPSDM) NTB H. Bahran Helmi, dan kelompok perempuan, di Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Kamis. H Bahran Helmi menjelaskan, sekolah perempuan merupakan strategi terbaru dalam pemberdayaan perempuan dan anak-anak.

Adanya pos pengaduan diarahkan pada edukasi kritis terhadap dampak kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.

Ada empat desa di Lombok Utara yang telah memiliki interaksi baik terhadap perlindungan kaum perempuan, yakni Desa Medana, Desa Sokong, Fesa Teniga, dan Desa Sesait. "Keempat desa desa tersebut mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah desa setempat," kata Bahran.

Sementara itu, , H Melta, mengatakan peresmian sekaligus sosialisasi Pos Perlindungan Perempuan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian dan perhatian terhadap penanganan korban kekerasan dalam rumah tangga. Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan nantinya dalam penanganan korban kekerasan dapat membantu upaya perlindungan perempuan, terutama istri dan anak dari aneka bentuk kekerasan. Terlebih bila diiringi dengan upaya menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa kekerasan dalam rumah tangga bukan hanya urusan rumah tangga tetapi dapat dipidanakan.

Di samping itu, Melta juga mengharapkan peserta yang mengikuti sosialisasi dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, dalam upaya penanganan korban tindak kekerasan. "Masyarakat diharapkan ikut berperan bersama pemerintah dalam upaya perlindungan perempuan dan anak dari tindak kekerasan, membentuk agen kader/perubahan dan transformasi budaya serta paradigma untuk meminimalisir adanya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak," katanya.

Dalam kesempatan itu, Camat Tanjung Samsul Bahri, memaparkan fungsi kecamatan juga sebagai tempat pengaduan masyarakat. Baik itu bagi kaum perempuan ataupun laki-laki ketika memiliki atau terjadi masalah. Ia juga merasa bersyukur karena telah terbentuknya pos pengaduan sekolah perempuan pada berbagai desa di Kabupaten Lombok Utara, khususnya di Kecamatan Tanjung.

Sumber: AntaraNTB

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Di Masa Pandemi Covid-19, Seberapa Pentingkah Pendampingan Belajar Pada Anak

    Sasa Rahayu Safitri  di  Andong, Boyolali  |  21 Feb 2021
  2. Warga RT 001, RT 002 Dan 008, RW 01 Kelurahan Kebon Pala Mengevakuasi Kendaraan

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Makasar, Jakarta Timur  |  20 Feb 2021
  3. Cuaca Ekstrem Melanda, Waspada Pohon Tumbang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bogor Kota  |  21 Feb 2021

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Meningkatkan Kapasitas Perempuan Muda, PDNA Garut Selenggarakan Perkaderan Formal

    Berita Nasyiah Kab Garut  di  Garut Kota, Garut  |  28 Feb 2021
  2. 6
    Komentar

    GRESIK MENJADI BAGIAN DARI 4200 PESERTA PELATIHAN E.LEARNING

    siti fitriah  di  Kebomas, Gresik  |  26 Feb 2021
  3. 3
    Komentar

    Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid-19 di Kemantren Mergangsan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Mar 2021
  4. 3
    Komentar