LAKPESDAM NU SUMENEP SILATURAHMI KEPADA BUPATI, PERTEGAS DUKUNGAN KOLABORASI PERCONTOHAN BUMDES

0 0 120
Gambar untuk LAKPESDAM NU SUMENEP SILATURAHMI KEPADA BUPATI, PERTEGAS DUKUNGAN KOLABORASI PERCONTOHAN BUMDES
Sumenep, 24 November 2021 – Lakpesdam NU Sumenep telah berkunjung kepada Bupati untuk bersilaturahmi dan sekaligus menyampaikan perkembangan program USAID MADANI di Kabupaten Sumenep. Kunjungan yang dilakukan atas nama Forum Masyarakat MADANI Sumenep (MMS) ini diterima langsung oleh Bupati Sumenep (Ahmad Fauzi, SH, MH), dimana Beliau juga menyambut baik rencana kolaborsi dalam percontohan BUMDES Berbasis Masyarakat yang sedang dipersiapkan kalangan CSO bersama OPD terkait.

Dalam silaturahmi ini secara ringkas Lakpesdam NU Sumenep menjelaskan kegiatan bersama Forum MMS yang telah mendapatkan dukungan USAID MADANI. Program MADANI di Sumenep bertujuan meningkatkan kapasitas, legitimasi dan keberlanjutan OMS. Teori perubahannya ketika organisasi dan kapasitas teknisnya ditingkatkan serta keberlanjutannya menguat, maka masyarakat sipil dapat secara efektif memperkuat akuntabilitis pemerintah dan mempromosikan keberagaman sosial. Secara khusus tujuan program adalah masyarakat sipil mampu mengadvokasi dengan lebih baik akuntabilitas pemerintah dan keberagaman sosial.

Selain menyampaikan pencapaian terutama terkait peningkatan kapasitas, pertemuan ini juga membahas isu tematik yang diadvokasi kalangan CSO, LPPM Perguruan Tinggi, Media Lokal, Lembaga dan Banom NU yang tergabung dalam Forum MMS. Advokasi transparansi dana desa disepakati fokus pada upaya mendorong partisipasi dan pengawasan masyarakat terhadap pengelolaan BUMDES. Lakpesdam NU Sumenep dan Forum MMS bersama Dinas PMD dan OPD Terkait lainnya menyepakati untuk melaksanakan program percontohan di 3 desa di 3 kecamatan, yaitu: Desa Lenteng Timur, Desa Rubaru dan Desa Talage.

Melalui program percontohan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas BUMDES, dan sekaligus mendorong partisipasi dan pengawasan masyarakat untuk akuntabilitas. Proposal teknis yang menguraikan tahapan kegiatan, pembagian peran antara CSO dengan pemerintah dan para pihak, termasuk kontribusi dalam pembiayaan sudah disepakati. Dalam hal ini, Forum MMS bermaksud mempertegas komitmen dukungan untuk pelaksanaan kegiatan percontohan tersebut. Selanjutnya berbagai pembelajaran dan best practices yang dihasilkan bisa dikembangkan bersama dan direplikasi secara lebih luas ke wilayah lain di Kabupaten Sumenep.

Menanggapi penjelasan tersebut, Bapak Bupati menyampaikan sudah mengetahui tentang Program USAID MADANI di Kabupaten Sumenep. Beliau mendapatkan banyak informasi dari Sekretaris Daerah dan OPD terkait khususnya Bappeda dan Dinas PMD. Terkait isu peningkatan BUMDES, diakui sangat relevan dengan agenda pembangunan daerah. Salah satu misi pembangunan Kabupaten Sumenep adalah meningkatkan kesejahteraan ekonomi berbasis kawasan. Untuk itu dalam berbagai kesempatan Bupati selalu memotivasi pemerintah dan masyarakat desa untuk terus mengoptimalkan pengelolaan segenap potensi desa melalui BUMDES masing-masing.

Salah satu tantangan yang dihadapi terkait pengembangan BUMDES di Sumenep saat ini adalah masalah SDM Pengelola. Karena itu rencana kolaborasi percontohan ini sangat diapresiasi, dan besar harapannya ada salah satu yang berhasil untuk direplikasi secara lebih luas. Bupati juga ingin mengawal dukungan OPD terkait terutama Dinas PMD, Bappeda dan Bakesbangpol agar kolaborasi dengan kalangan CSO ini berjalan efektif. Keberadaan Forum MMS tentunya bisa menjadi media yang efektif untuk komunikasi yang konstruktif antara para pihak di Kabupaten Sumenep selanjutnya (Syamsi).

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar