Kritikan Netizen Lamongan.

3 0 112
Gambar untuk Kritikan Netizen Lamongan.
LAMONGAN. Berita yang di lansir dari SuryaNews, yang di share di Grub Fb BERITA'E WONG LAMONGAN(BWL) menuwai kritik dari Netizen Lamongan, pasalnya dalam kabar Online itu menerangkan kalau "Desa desa di Lamongan sudah tidak ada yang tertinggal".
Menurut Netizen, tolak ukur dari kemajuan desa itu dilihat dari akses atau jalan menuju desa setempat. Menurut salah satu netizen yang akun Facebook bernama Tofa Bagus Jo, "Dalan teko Karang Rejo Nang trajal wae ajor kok" berikut kritikan yang di sampaikan dalam bahasa Jawa has Lamongan. Menurutnya, tolak ukur kemajuan desa yang paling utama adalah Akses atau jalan yang mulus. Ketidak percayaan Netizen Lamongan terhadap Pemerintah desaNya mungkin di akibatkan karena kurang terbukanya pihak Pemdes terhadap warga sekitar. Sedangkan menurut Husnul dilansir dalam SuryaNew. yang menerangkan tentang indikator keberhasilan desa tertinggal itu berdasarkan Permendes No. 2 tahun 2016 ada tiga unsur yang menjadi indikator penilaian yakni IKS (indeks ketahanan sosial) IKE (Indeks ketahanan Ekonomi) dan IKL (Indeks ketahanan Sosial ujar Husnul.
Kemajuan desa merupakan program utama dan tentunya menjadi dambaan tiap warga Lamongan, namun terkadang terjdi mis komunikasi antara pihak pemerintah dalam hal ini Pemkot dan warganya, pasalnya yang dirasakan warga adalah yang paling berkenaan denganya seperti, fasilitas umum Jalan, ketersediaan Air, pekerjaan yang mudah,dll. Dalam hal ini tentu harus di singkronkan jangan sampai ada program program dari dinas terkait yang tidak di dukung oleh wargaNya.

#KutipanNet. Baqi Ichsan.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. MALEAN SAMPI

  2. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)

  3. Dewata Kite Festival (Festival Layang-layang Pulau Dewata)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar