Koramil 0815/08 Dawarblandong Karya Bakti Bedah Rumah Warga Terdampak Banjir

0 0 150
Gambar untuk Koramil 0815/08 Dawarblandong Karya Bakti Bedah Rumah Warga Terdampak Banjir
Mojokerto, - Untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat khususnya yang sering terdampak banjir, Koramil 0815/08 Dawarblandong Kodim 0815/Mojokerto melaksanakan karya bakti pembangunan rumah warga Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (11/11/2021).

Bati Tuud Koramil 0815/08 Dawarblandong Peltu Bambang Adiatmoko, mengatakan karya bakti pembangunan rumah ini berlangsung di Dusun Klanting, Desa Pulorejo, yang sering terdampak banjir. Kegiatan diawali dengan pembongkaran rumah milik Paidi (53), warga RT 01 RW 11 Dusun Klanting.

Pembongkaran rumah ini, dipantau langsung Staf Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Kades dan Kasun setempat. ”Kami dari Koramil Dawar bersama warga Dusun Klanting dan Relawan Humas Dawarblandong secara gotong royong melakukan pembongkaran rumah warga yang mendapat bantuan dari Pemerintah”, ungkapnya.

Terpisah, Pgs. Danramil 0815/08 Dawarblandong, Letda Inf Subini, saat dihubungi, tidak menampik adanya kegiatan karya bakti yang dilakukan personel Koramil Dawar bersama masyarakat dan relawan, di Dusun Klanting, Desa Pulorejo. ”Kita sudah tugaskan Bati Tuud bersama para Babinsa untuk melaksanakan karya bakti di lokasi tersebut”, tuturnya.

Dikatakannya lebih lanjut, sesuai informasi yang kami terima, sementara ada tiga unit rumah warga yang mendapat bantuan pembangunan rumah dari Pemkab Mojokerto melalui Dinas PUPR, semuanya berlokasi di Dusun Klanting, Desa Pulorejo. ”Letaknya satu lokasi dan berderet. Sementara ini yang dibongkar satu unit, sisanya 2 unit akan dilakukan sabtu atau minggu ini”, terangnya.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, untuk sementara waktu, selama kegiatan pembongkaran, warga pemilik rumah akan tinggal dan bermalam di rumah famili dan tetangga. Rencananya tanah seluas 6 x 20 meter lokasi rumah asal akan dilakukan penimbunan dengan ketinggian 2 meter, setelah itu dibangun rumah dengan ukuran 6 x 8 meter dan tentunya lebih layak huni.

Pantauan di lapangan, gabungan personel TNI bersama warga dan relawan, secara bergotong royong melakukan pembongkaran rumah untuk selanjutnya memindahkan bagian rumah yang dibongkar di lahan kosong tidak jauh dari lokasi tersebut.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar