Kompak! WALHI Sulsel Gandeng YBS Palopo Gelar FGD Advokasi Penyelamatan Hutan

2 0 290
Gambar untuk Kompak! WALHI Sulsel Gandeng YBS Palopo Gelar FGD Advokasi Penyelamatan Hutan
PALOPO -- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Daerah Sulawesi Selatan, bekerjasama dengan Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) Palopo gelar Focus group discussion (FGD) digelar, Sabtu (24/7/2021).

Kegiatan tersebut berlangsung di Baruga We Cudai Kantor YBS Tana Luwu, Jl. Batara Lattu (Eks Dr. Ratulangi) No.92 A, Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

Direktur Eksekutif WALHI Daerah Sulsel menjelaskan tujuan dari FGD tidak lain dalam rangka advokasi penyelamatan bentang alam hutan Sulawesi rimba terakhir Sulawesi Selatan.

“Dari pantauan lapangan, kita banyak menemukan aktifitas penambangan yang masih mengesampingkan kelestarian lingkungan,” kata Muhammad Al Amin.

Lanjut Dirut Eksekutif dimana pihaknya beberapa hari telah melakukan pantauan langsung ke “Bumi batara Guru” julukan Kabupaten Luwu Timur.

“Tindaklanjut dari FGD ini nantinya kita akan melibatkan aktifis lingkungan dari beberapa lembaga guna melakukan penguatan data lapangan,” tambahnya.

Terkait strategi advokasi yang dilakukan dengan mengadakan studi edukasi hukum, lingkungan dan kebijakan, pemanfaatan media kampanye kreatif, film dokumenter, duskusi publik dan penguatan rakyat

“Dalam metode dan pencapaian dari penyelamatan ini, adalah lebih kepada sisi 5 F (female, flora, fauna, food, faith),” ungkap Amin.

Sementara itu, disampaikan Ketua YBS Palopo tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan menjaga keseimbangan ekosistem di area bentang alam hutan Sulawesi rimba terakhir Sulawesi Selatan.

“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana kondisi sosial dan demi keberlangsungan hidup masyarakat sekitar kawasan tetap terjaga,” tutup Abdul Malik Saleh.

Dalam FGD, turut melibatkan aktifis lingkungan yang tergabung dalam Garis Indonesia, Pacet Sawerigading, Pospera, Gamapala, Forpa, KPA Tomanurung, Mapala IAIN, Aman Tana Luwu dan Perkumpulan Wallacea.

Hadir pula, Dewan Kehutanan Nasional (DKN) Abdul Rahman Nur dan Direktur Celebes Development Center (CDC), Afrianto Nurdin.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu


Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak

  2. 8
    Komentar

    4 KEBUTUHAN ANAK YANG WAJIB DIPENUHI ORANG TUA

  3. 7
    Komentar
  4. 5
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat