Kiat Sukses Berbisnis Sayuran Organik

2 1 200
Gambar untuk Kiat Sukses Berbisnis Sayuran Organik
Berikut 5 (lima) kiat sukses berbisnis sayur organik:

1. Siapkan media tanam, media untuk mulai menanam sayuran organik sebenarnya tak memerlukan lahan khusus. Bahkan, bisa memanfaatkan lahan sempit yang ada di sekitar rumah. Pastikan tanah pada media tanam subur. Tanah yang subur biasanya selalu mengandung hara, yaitu zat berisi macam-macam mineral untuk membantu fotosintesis tanaman. Cara lain untuk memperoleh kesuburan itu, gunakan media pendukung seperti sekam padi, kotoran hewan yang sudah kering, atau pupuk kompos. Jika ingin media yang lebih sederhana, pot hidroponik dapat menjadi alternatif Anda.

2. Pelajari cara menanam, ada 2 cara penanaman sayuran organik, yang pertama cara langsung dan yang kedua dengan cara penyemaian terlebih dahulu. Cara langsung biasanya digunakan untuk tanaman atau sayuran yang berdaun atau merambat, seperti sayuran sawi, selada, bayam, dan sebagainya. Dengan cara langsung, benih sayuran bisa ditanam dengan kedalaman 2-3 cm pada media tanah. Sedangkan cara penyemaian khusus digunakan untuk tanaman yang berbuah seperti tomat atau terong. Cara penyemaian memiliki tujuan agar tanaman bisa tumbuh lebih optimal. Caranya, benih disemai terlebih dahulu setelah itu bisa dipindahkan di tempat pembesaran tanaman tersebut.

3. Rajin perawatan, bibit sayuran organik yang sudah ditanam butuh perawatan ekstra. Sebab tantangan dari berbisnis ini adalah serangan hama ulat yang sewaktu-waktu bisa merusak tanaman. Sayuran organik memang lebih rentan terhadap masalah tersebut, mengingat tidak adanya penggunaan obat kimia sama sekali. Tapi, ada trik untuk melindungi tanaman yang sedang dipanen. Buatlah obat anti hama dari beberapa bahan alami seperti jahe dan cabe yang dihaluskan. Setelah itu semprotkan pada seluruh bakal sayuran organik tersebut.

4. Panen seminggu dua kali, kiat sukSes berbisnis sayur organik selanjutnya, lakukan panen semingu dua kali atau lebih. Pun, tergantung seberapa lama sayuran tersebut bisa tumbuh. Biasanya tanaman yang cepat dipanen atau memiliki umur yang singkat adalah sayuran hijau atau sayuran berdaun. Sehingga bisa memanen sayuran tersebut berkali-kali dalam waktu yang berdekatan. Bila ingin keuntungan lebih, bisa menanam sayuran yang tergolong ekonomis misalnya selada, daun basil, atau bayam merah.

5. Tentukan ide pemasaran, terakhir yang tak kalah penting tentunya memikirkan ide pemasaran. Mungkin agak sulit untuk mendistribusikannya ke pasar tradisional, kendati harga sayuran organik yang bisa dibilang mahal. Untuk itu, cobalah memulainya dari sosial media terlebih dahulu. Sebar kontak Anda sebagai supplier sayuran organik terpercaya. Apabila dirasa masih kurang memuaskan, daftarkan diri Anda ke dalam salah satu vendor petani di aplikasi sayur online untuk lebih mendongkrak penjualan.
Seperti itulah kelima kiat bisnis sayur organik bagi yang mulai meminatinya. Memang tidak mudah karena menanam sayuran organik butuh ketelatenan tinggi, tapi jangan tanya keuntungannya.

Asalkan terus berusaha dan tak lelah berinovasi, Anda bisa meraup untung hingga Rp. 3 juta per minggu. Jadi jika dihitung dalam sebulan, omzet yang didapat adalah sekitar Rp12 juta. Selain untung secara finansial, kita bisa mendapat keuntungan lain, yaitu bisa hidup lebih sehat karena di rumah ikut mengonsumsinya.

Ditulis kembali oleh: Siti Hafsah Husas (Kementan RI)

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar